Jepara – Kebakaran terjadi dan meludeskan sebuah gudang penyimpanan tiner di RT 06 RW 03 Desa Langon, Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Minggu malam (15/7/2018). Api membakar seluruh isi gudang.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Api dengan cepat membakar seluruh isi gudang dan sulit dipadamkan karena materiil tinner di dalam gudang.
Api semakin membesar dan baru sekitar 2 jam kemudian baru berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun akibat peristiwa itu, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran,” kata Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Budi Santoso bersama anggota saat melakukan pengecekan di TKP kebakaran, Senin (16/7).
Kasat Reskrim mengatakan, dalam peristiwa itu, sejumlah orang menjadi korban. Mereka luka akibat terkena cairan panas dari dalam gudang.
“Ada beberapa warga yang terluka dalam kejadian akibat terkena cairan panas yang saat ini korban dirawat di RS setempat,” kata dia.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika seorang saksi melaksanakan pekerjaan seperti biasa, yakni membuat cat atau melamin. Namun saat itu, tiba-tiba terdengar suara ledakan di dekat mixer atau alat untuk mengaduk cat di bagian dinamo dan terbakar.
Dengan keadaan panik lalu saksi melakukan usaha pemadaman api dengan alat pemadam kebakaran (apar), tetapi api semakin membesar karena di sekitar ada drum berisi tiner. Sejumlah pekerja lalu berlarian keluar untuk meminta tolong terhadap warga. Mereka juga menghubungi pemilik gudang serta Polsek Tahunan dan pemadam kebakaran.
Atas kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian sekitar 200 juta. Gudang tersebut diketahui telah berdiri sejak 4 tahun yang lalu dan selama ini digunakan untuk produksi cat meubel.
Kebakaran sebelumnya juga terjadi dan menimpa sebuah gudang mebel, Jumat (13/7) pukul 00.00 malam. Gudang meubel Tropical Salvage di Desa Senenan RT 18/ RW 06, Tahunan Jepara ludes dilalap jago merah dan mengakibatkan kerugian mencapai Rp 1 miliar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jepara sempat kesulitan hingga enam jam untuk dapat memadamkan api tersebut.
Kebakaran diduga terjadi akibat konsleting listrik. Kejadian berawal sekitar pukul 00.00 WIB, tiba-tiba api sudah menjalar. Karena gudang tersebut berisi meubel kayu api sudah tidak dapat dikendalikan saat penjaga gudang mengetahuinya.(edit)
















