Kekeringan Landa Puluhan Desa di Purworejo.  25.283 Jiwa Kesulitan Air

oleh

Purworejo – Kekeringan melanda sebanyak 56 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Purworejo. Jutaan liter air bersih disediakan oleh Pemkab untuk memenuhi kebutuhan air terutama saat puncak musim kemarau tiba. Dampak kekeringan paling banyak dirasakan warga di Kecamatan Loano dan Bener yang masing-masing terdapat sembilan desa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Purworejo, Hery Susanto mengungkapkan, tercatat dari total 56 desa berdampak bagi 7.184 kepala keluarga dengan total jiwa mencapai 25.283 jiwa.

“Hasil verifikasi lapangan petugas BPBD Purworejo, dari 56 desa tersebut tercatat ada 7.184 kepala keluarga dengan jumlah total jiwa mencapai 25.283 jiwa,” kata dia, Senin (16/7).

INFO lain :  Ganjar Apresiasi Warga Berani Lapor Dugaan Kasus Korupsi

Atas masalah itu, untuk menanggulangi masalah tersebut, Pemkab Purworejo telah menyediakan 1.420 tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5000 liter. Droping air bersih sudah dilakukan oleh BPBD Purworejo sejak sepekan lalu ke beberapa wilayah yang mengalami kekeringan.

INFO lain :  Merapi Kembali Erupsi, Hujan Abu Guyur Sebagian Magelang

Distribusi air bersih dilakukan dan hingga kemarin telah menghabiskan sekitar 46 tangki air. Dari 16 kecamatan di Purworejo, hanya ada lima kecamatan yang tidak begitu terdampak kekeringan dan belum mengajukan permintaan pasokan air bersih. Lima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kutoarjo, Bruno, Butuh, Ngombol dan Purwodadi.

INFO lain :  Rob Rendam Pasar dan TPI Kota Tegal

“Sementara baru ada 5 kecamatan yang belum mengajukan permintaan air bersih. Untuk droping sendiri sesuai rencana akan dilaksanakan selama 4 bulan sejak Juli hingga Oktober nanti,” kata dia.(edit)