Semarang – INFOPlus. DPD IKAL Lemhannas RI Jawa Tengah melaksanakan rapat koordinasi bersama SMA Kesatrian 1 Semarang dalam rangka persiapan pelaksanaan Program Sekolah Bela Negara.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis antara dunia pendidikan dan elemen kebangsaan guna memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
Rapat koordinasi dihadiri langsung oleh Ketua DPD IKAL Lemhannas RI Jawa Tengah, Prof Sri Puryono yang mendorong agar Program Sekolah Bela Negara segera direalisasikan sebagai bentuk penguatan nasionalisme, disiplin, dan kepemimpinan di kalangan pelajar.
Menurutnya, program tersebut merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki semangat cinta Tanah Air.
“Saya mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak SMA KESATRIAN 1 yang luar biasa. Pendidikan dan pemahaman bela negara sangat diperlukan di saat terjadi keprihatinan tentang marwah bela negara,” kata Sri Puryono lewat siaran pers Kamis (21/5).
“Kata kuncinya tingkatkan disiplin, integritas dan prestasi. Ayo bangkit generasi muda, diawali dengan Peringatan Harkitnas tahun 2026 dengan tema Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara,” sambungnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPD IKAL Lemhannas RI Jawa Tengah, Muhammad Nawir. Ia menekankan pentingnya penyusunan term of reference (TOR), silabus, dan konsep pembelajaran secara sistematis agar program dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Nawir juga meminta agar seluruh perangkat pelaksanaan segera dipersiapkan sebagai dasar implementasi program di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMA Kesatrian, Asik Budiman, menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, sebagai sekolah unggulan berbasis bela negara, program yang diinisiasi bersama DPD IKAL Jateng ini mempertegas komitmen sekolah dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kokoh.
“Anak-anak didik kami sudah memiliki modal dasar yang kuat dalam berorganisasi. Melalui sentuhan pemikiran kepemimpinan strategis dari para alumni Lemhannas, kapasitas mereka akan didongkrak secara maksimal. Fokus kita adalah menanamkan tiga pilar utama, yakni kedisiplinan tingkat tinggi, integritas tanpa kompromi, dan jiwa kepemimpinan yang mengakar pada nilai-nilai Pancasila,” ujar Asik Budiman.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Program Sekolah Bela Negara dapat menjadi program unggulan yang mampu mencetak generasi muda yang disiplin, berintegritas, nasionalis, dan siap menghadapi tantangan masa depan bangsa. []















