Gedung Wanita Tegal Dinilai Tidak Respentatif

oleh

Tegal – Gedung Wanita yang berlokasi di Jalan Dr Setiabudi Kota Tegal, Jawa Tengah, sebelumnya bernama Gedung PKK. Gedung tersebut dulu juga pernah menjadi Sekretariat Dewan Kesenian dan kini sedang menjalani rehab yang ternyata tidak respentatif.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal (DKKT), Yono Daryono mengungkapkan, nama gedung PKK atau Gedung Wanita sebelumnya oleh teman-teman seniman diklaim dan dirubah namanya menjadi Gedung Kesenian.

“Sebelum dibongkar ada yang minta saran kepada saya, bagaimana kalau gedung kesenian direhab total. Saya bilang setuju. Berikutnya ada informasi namanya bukan lagi Gedung Kesenian tetapi gedung serba guna,” tutur Yono Daryono, Minggu (8/7/2018).

INFO lain :  Gedung RSUD Ajibarang Diresmikan, Bupati Banyumas Minta Jemput Bola

Yono Daryono mengaku setuju saja pembangunan gedung serba guna tahap II Tahun 2018 yang menelan biaya Rp 7.299.996.000 proyek milik Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal. Dengan catatan panggung preseniumnya layak untuk pentas seni pertujukan.

INFO lain :  BUMD Migas Jateng Berdiri Akhir Tahun Ini

“Jangan seperti gedung kesenian lama berapa kali direhab tetapi tidak layak untuk pentas seni pertunjukan,” kata dia.

Pembangunan gedung serba guna pembangunan rahap pertama selesai kini lagi diteruskan pembangunan tahap kedua meliputi interior menyeluruh.

INFO lain :  Jateng Akan Perpanjang PPKM Mikro

“Dari pengamatan saya gedung ini hanya layak untuk acara resrepsi pernikahan atau rapat kantoran. Walaupun namanya gedung serba guna tetapi tidak representatif sebagai gedung pertunjukan, karena bangunan panggung presenium tidak ada sayap-sayap untuk keluar masuknya pemain, sekaligus sebagai gambaran ruang tak terbatas, terlalu banyak pilar dan menghalangi sudut pandang,” pungkas Daryono.-(nino/edit)