Rusunawa Slamaran Pekalongan Pakai Air Desalinasi Hasil Kreasi Undip

oleh
Desalinasi air Undip
Desalinasi air karya Undip di Rusunawa Slamaran, Pekalongan

SemarangINFOPlus. Kebutuhan air bersih di Rusunawa Slamaran, Pekalongan menggunakan air desalinasi hasil inovasi Universitas Diponegoro atau Undip kolaborasi Pemprov Jateng.

Program desalinasi air ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dengan menggandeng Undip dalam menyediakan air bersih untuk warga di kawasan pesisir.

Selama ini, warga di wilayah pesisir mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena kondisi air tanah tidak layak dikonsumsi.

Rencananya, desalinasi air ini akan diwujudkan di 20 titik, khususnya di wilayah pantai di Jawa Tengah.

“Kita lakukan di beberapa daerah khususnya di wilayah pantai, seperti Pekalongan, Demak, Rembang, dan Jepara. Ini kita gunakan untuk memberikan kemudahakan masyarakat di wilayah pesisir mendapatkan air bersih,” ucap Ahmad Luthfi usai peresmian, Selasa (25/3).

INFO lain :  881 Puskesmas di Jateng Siap Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Program ini merupakan bentuk komitmen dari Undip bahwa hasil-hasil inovasi civitas academica harus bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Rektor UNDIP, Prof Suharnomo yang turut pula meresmikan unit desalinasi air.

“Kita berkomitmen hasil-hasil riset untuk masyarakat dalam bentuk teknologi yang bermanfaat, salah satunya mesin desalinasi. Kita sudah ada di beberapa titik, yaitu di Jepara, Rembang, Blora, Demak dan Pekalongan yang diresmikan hari ini,” kata Prof Suharnomo.

INFO lain :  Animo Peserta UTBK SNBT 2024 di Undip Tinggi, Lebih dari 25 Ribu Calon Mahasiswa Mendaftar

“Selain 20 titik di Jawa Tengah, ada 4 provinsi lain yang sudah memesan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Banten. Harapan saya, teknologi Undip ini akan semakin banyak dipakai di Indonesia,” sambungnya.

Unit desalinasi air yang ada di Rusunawa Slamaran, memiliki kapasitas 4.000 liter atau 200 galon per hari. Dalam kondisi tertentu, kapasitas produksi dapat ditingkatkan hingga 6.000 liter.

Mesin ini akan mengubah air asin atau air payau menjadi layak dikonsumsi bahkan warga rusunawa dapat langsung meminum air hasil desalinasi. Untuk tahap awal atau sebagai pilot project, mesin desalinasi ini akan memproduksi air minum untuk memenuhi kebutuhan 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran.

INFO lain :  Undip Perkuat Kolaborasi Internasional di QS Higher Education Summit: Asia Pacific 2023

“Prinsipnya, mesin desalinasi air ini memisahkan kontaminan di dalam air, mengubah berbagai air yang tidak layak dikonsumsi menjadi air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat, bahkan langsung bisa diminum. Bisa juga digunakan untuk masak sayur, menanak nasi. Usai diserahkan kepada Pemkot, maka pengelola rusun yang ditunjuk bertanggung jawab untuk operasionalnya. Tim Undip tentu akan terus mendampingi dari sisi teknologi,” beber Prof I Nyoman Widiasa, Dosen Teknik Kimia Undip. []