Kantor Imigrasi Pemalang Awasi 19 Pengungsi Asing, Cegah Konflik Sosial

oleh
rakor tim pengawasan orang asing
Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di Brebes, Rabu (17/7). Kantor Imigrasi Pemalang menyebut ada 19 pengungsi asing yang saat ini berada di eks Keresidenan Pekalongan. (Foto: AL)

BrebesINFOPlus. Kantor Imigrasi Pemalang melakukan monitoring terhadap 19 pengungsi asing yang datang ke wilayah eks Keresidenan Pekalongan. Pengawasan dilakukan untuk mencegah konflik sosial.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Ari Widodo saat  Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di Grand Dian Hotel, Brebes, Rabu (17/7).

Dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Pemalang, saat ini terdapat 19 pengungsi, dengan tiga di antaranya berada di Kabupaten Brebes. Ari Widodo menjelaskan bahwa pengungsi tersebut sebagian besar telah memiliki kartu UNHCR.

“Jumlah pengungsi saat ini mencapai 19 orang di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Bahkan ada yang berasal dari Palestina. Di Brebes sendiri terdapat 3 pengungsi di wilayah Sirampog,” jelasnya.

INFO lain :  Politeknik Harapan Bersama Tegal Wisuda 1.479 Mahasiswa

Meskipun para pengungsi sudah memiliki kartu UNHCR, Tim Pora tetap melakukan pengawasan untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.

Ari Widodo menyebutkan pengawasan dan monitoring terhadap kegiatan para pengungsi penting dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Tentunya kami tetap akan melakukan pengawasan dengan memonitor kegiatan mereka. Yang paling penting adalah mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat,” tutur dia.

Terkait Rakor Tim Pora, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun sinergitas dalam mencegah terjadinya gelombang pengungsi yang dapat menyebabkan konflik sosial di tengah masyarakat.

INFO lain :  Habis Transaksi Narkoba, Langsung Menginap di Penjara

Ditambahkan, sinergitas Tim Pora ini sangat penting untuk melakukan antisipasi terhadap potensi gelombang kedatangan pengungsi sebagai imbas konflik internasional.

“Tentunya dengan sinergitas Tim Pora ini, kita bisa melakukan antisipasi jika muncul gelombang kedatangan pengungsi,” ujar Ari Widodo.

Rakor Tim Pora dihadiri berbagai perwakilan instansi seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Brebes, Polres Brebes, Kodim Brebes, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Is Eko Putranto. Berbagai isu aktual dibahas dalam Rakor Tim Pora kali ini, termasuk krisis global, investasi, dan isu-isu yang muncul menjelang Pilkada 2024.

INFO lain :  Gugatan Habib Ali - Tanty ke MK Sudah Teregistrasi

Is Eko Putranto mengungkapkan bahwa Rakor Tim Pora tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga kesempatan untuk saling memberikan saran dan masukan demi terciptanya iklim keamanan yang kondusif.

“Tanpa kolaborasi dan sinergitas yang baik, tidak akan tercipta iklim keamanan maupun kondusifitas yang diharapkan. Tujuannya adalah memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Brebes,” tambahnya. []