Kakek 60 Tahun Hilang di Hutan Gunung Ungaran

oleh
Tim SAR gabungan melakukan pencarian Suwardi, kakek 60 tahun yang hilang di hutan lereng Gunung Ungaran. (Foto: Kantor SAR Semarang)

Semarang – INFOPlus. Seorang kakek dilaporkan hilang di kawasan hutan lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban hilang diketahui bernama Suwardi (60) warga Ngaglik RT 3 RW 1, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Ia diduga hilang di area hutan pinus Gunung Ungaran, wilayah Ngipik, Desa Lerep, Ungaran Barat.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengungkapkan Mbah Suwardi tak kembali ke rumahnya sejak Sabtu (7/10). Di hari itu, sekira pukul 08.00 WIB, Suwardi diketahui terakhir bersama tetangganya, Pak Yitno.

INFO lain :  Pria Paruh Baya Tenggelam di Waduk Sempor Kebumen Ditemukan Tewas Mengapung

Pagi itu, keduanya jalan bersama dari makam Mbah Ceguk hingga area depan hutan pinus lereng gunung Ungaran. Selanjutnya mereka berpisah lantaran punya tujuan masing-masing.

Saksi Yitno berjalan masuk ke dalam hutan pinus, sedangkan Mbah Suwardi pergi mencari hewan luak kopi.

INFO lain :  Mobil Tabrak Truk hingga Terbakar di Tol Tangerang

“Diduga mbah Suwardi tersesat saat mencari luak kopi hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan,” ungkapnya, Selasa (10/10).

Menurut keterangan keluarga dan saksi, Mbah Suwardi saat pergi dari rumah membawa bekal berupa dua buah roti dan satu botol air minum. Saat hilang ia membawa tas warna putih.

Ciri-ciri survivor, memakai baju warna cokelat, celana hitam, kulit sawo matang dan tinggi badan sekitar 160 Cm.

INFO lain :  Wagub Jateng Apresiasi PT Djarum dalam Upaya Mengantaskan Kemiskinan

“Pencarian tim SAR gabungan dengan motode preliminary mengumpulkan informasi dari warga di mana lokasi yang biasanya survivor mencari luak kopi di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian kurang lebih 1.200 MDPL.”

“Pencarian melibatkan berbagai potensi SAR dengan jumlah sekitar 60 personil dan Unit K-9 serta warga sekitar berjumlah 40 orang. Semoga cuaca cerah dan survivor segera ditemukan,” tutupnya. (Ags/Mw)