Semarang – Dana bantuan keuangan (Bankeu) tahun anggaran 2022 dari Pemprov Jateng ke desa mulai bisa dinikmati masyarakat. Salah satunya adalah ruang terbuka hijau (RTH) di Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun menggulirkan bantuan keuangan (bankeu) kepada pemerintah desa. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan fisik maupun nonfisik. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Misalnya di Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Dana bankeu dari Pemprov Jateng digunakan untuk membangun ruang terbuka hijau (RTH). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meresmikan RTH publik di Desa Leyangan, Rabu (31/5).
RTH publik di Desa Leyangan berdiri di tanah desa seluas 5.000 meter. Ruang terbuka ini dibangun menggunakan dana bankeu TA 2022 senilai Rp 3 miliar.
“Anak-anak bisa main di sini, itu dibuatkan panggung yang cukup bagus, anak-anak kita bisa melihat pemandangan yang bagus sehingga bisa dijadikan sebagai area atau space untuk orang bisa melakukan kegiatan,” kata Ganjar usai peninjauan.
Selain bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk seni pertunjukkan, RTH juga bisa digunakan untuk kegiatan olahraga, dan pameran UMKM.
“Jadi pendapatan desanya bisa bertambah, karena ini tanahnya tanah kas desa. Maka beberapa bantuan tadi kami berikan untuk menumbuhkan desa-desa wisata, badan usaha milik desa agar bisa tumbuh berkembang dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyerahkan bantuan lain kepada Pemkab Semarang. Total Bantuan yang diberikan kepada pemkab dan masyarakat sebanyak Rp 154.296.970.000.
Bantuan itu antara lain untuk RTLH, Bansos Kartu Jateng Sejahtera, digester biogas, bantuan fasilitas untuk lingkungan hidup, bantuan untuk fasilitas peternakan serta bantuan untuk fasilitas kelautan dan perikanan.
“Saya titip jangan dikorupsi. Diawasi betul. Kalau ada yang ganggu bilang saya nanti tak jewer,” tegasnya.
Selain bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk seni pertunjukkan, RTH juga bisa digunakan untuk kegiatan olahraga, dan pameran UMKM.
“Jadi pendapatan desanya bisa bertambah, karena ini tanahnya tanah kas desa. Maka beberapa bantuan tadi kami berikan untuk menumbuhkan desa-desa wisata, badan usaha milik desa agar bisa tumbuh berkembang dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyerahkan bantuan lain kepada Pemkab Semarang. Total Bantuan yang diberikan kepada pemkab dan masyarakat sebanyak Rp 154.296.970.000.
Bantuan itu antara lain untuk RTLH, Bansos Kartu Jateng Sejahtera, digester biogas, bantuan fasilitas untuk lingkungan hidup, bantuan untuk fasilitas peternakan serta bantuan untuk fasilitas kelautan dan perikanan.
















