Warga Pati Tewas Kesetrum di Sawah

oleh

Pati – Sungguh malang garis nasib dijalani Lilik Koko Kiswanto. Pria berusia 36 tahun penderita gangguan kejiwaan tewas tersengat listrik pada Senin (21/5/2018). Sungguh ironis, sebelum ditemukan tewas pada hari yang sama oleh keluarga hendak dibawa berobat ke rumah sakit jiwa. Korban tercatat warga RT 4 RW 2 Desa Payang, Kecamatan Pati harus menghadap Sang Pencipta lantaran kesetrum.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Pujiati menerangkan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, akibat tersengat listrik di persawahan blok Dumbo, Senin (21/5) pukul 07.00 WIB.

“Sebelum ditemukan meninggal, malam sebelumnya korban diketahui berpamitan kepada pihak keluarganya untuk mencari sang ayah sekitar jam 21.00 WIB,” tuturnya.

INFO lain :  Ditinggal Pergi, Gelang Emas 32 Gram Disikat Pembantu

Diceritakan kapolsek, jasad korban pertama kali diketahui saksi bernama Kadarusmanto (49), warga desa setempat sedang melintasi tanggul sawah. Secara tak sengaja, ia melihat ada sosok orang yang tengkurap di persawahan.

INFO lain :  Ogah Terapkan Jam Malam. Ini yang Dilakukan

“Saksi berupaya mendekat dan mengamati keadaan korban. Ia selanjutnya melihat bahwa sosok tersebut berada pada posisi di atas kawat listrik. Menyadari bahwa korban tersengat listrik selanjutnya dia berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan menghubungi Polsek Pati,” tambah Iptu Pujiati.

Tak berapa lama petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melangsungkan olah TKP dan mengevakuasi korban.

INFO lain :  15 Polisi dan 2 PNS Polres Brebes Pensiun

“Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas II Pati dr Ernawati membeberkan kematian korban murni karena tersengat arus listrik dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jasadnya,” ungkapnya.

Dari hasil autopsi, jasad korban mengalami luka bakar bagian punggung tangan kiri sepanjang 5 sentimeter, kaki kiri luka bakar sepanjang 10 sentimeter dan memar pada dahi dan pipi korban yang disebabkan terjatuh.

“Pihak keluarga sudah menerimakan adanya musibah ini,” tandasnya.(edi)