Pekalongan – Diduga tak kuat menahan penderitaan sakit yang tak kunjung sembuh, seorang kakek di Pekalongan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Aksi bunuh diri dengan cara tragis itu dilakukan oleh seorang kakek berusia 81 tahun berinisial C asal Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bunuh diri tersebut pertama kali diketahui oleh cucu korban saat hendak mengantarkan minuman susu untuk kakeknya.
Korban nekat gantung diri dengan menggunakan tambang plastik warna hijau digantungkan dengan blandar dan ujungnya diikatkan di tempat tidur. Diduga korban naik kursi lipat yang ditaruh di atas kasur kemudian lehernya diikat dengan tali plastik tersebut.
Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. Menurut dia, setelah menerima laporan dari warga, anggotanya langsung menuju lokasi bersama tim identifikasi guna melakukan oleh TKP di lokasi kejadian.
Dijelaskan Iptu Akrom, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Puskesmas Karanganyar maupun keterangan Unit Reg Iden bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban. Menurut Akrom, penyebab korban meninggal dunia murni karena gantung diri.
“Pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi,” terang Iptu Akrom, Selasa (8/5/2018).
“Dari keterangan keluarga korban yakni Sujono bahwa korban menderita penyakit menahun yaitu penyakit dompo di perut dan dimungkinkan karena penyakit yang tak kunjung sembuh ini, korban akhirnya nekat mengakhiri hidupnya,” imbuh Iptu Akrom.(edi)
















