SD Negeri di Batang Inisiasi Sekolah Budaya Jawa

oleh

Batang – Sekolah Negeri Pacet Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menginisiasi dibentuknya sekolah Budaya Jawa sebagai upaya melestarikan adat dan istiadat budaya Jawa agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Kami sekarang masih merintis sekolah budaya yang sudah berlangsung selama 3 bulan terakhir ini,” kata Kepala Sekolah SD Negeri Pacet Muhtami di Batang, Jumat.

Menurut dia, pihaknya akan secepatnya mengajukan permohonan rintisan sekolah Budaya Jawa ini kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang.

INFO lain :  15 Pencandu dan Penyalahgunaan Narkoba di Kota Tegal Direhabilitasi

“Saya ingin ada pengakuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang dengan mendapatkan surat keputusan agar sekolah budaya resmi diakui,” katanya.

Dikatakannya inisiasi sekolah budaya ini sebagai bentuk upaya untuk menghidupkan adat istiadat, serta kesenian lokal yang berkolaborasi dengan budaya Jawa.

Kegiatan ini, kata dia, termasuk dalam kurikulum bahasa jawa dan ekstra kurikuler sekolah, serta pelatihan dilakukan seminggu dua kali setelah pelajaran selesai dengan durasi waktu 30 menit.

INFO lain :  Warga Banyumas Meluncurkan Aplikasi Sedekah Daring iWarga

“Pelatihnya dari tokoh kesenian desa, guru, dan saya. Inisiasi sekolah budaya ini juga mendapat dukungan dari para wali siswa maupun masyarakat,” katanya.

Muhtami mengatakan kegiatan sekolah budaya antara lain karawitan, lengger, kuda lumping, dan membudayakan karakter siswa, permainan tradisional anak-anak seperti enggrang, dakon, dan jengklek.

“Kami sudah menyediakan peralatan permainan tradisional. Kemudian, pada setiap tanggal 8 April, para guru dan siswa berpakaian adat, melakukan berbudaya bahasa krama jawa setiap hari Kamis meskipun anak-anak belum sepenuhnya bisa, tapi semangat mereka belajar sangat luar biasa,” katanya.

INFO lain :  10 Perusahaan Terancam Tutup

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Achmad Taufiq saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari dan mendatangi sekolah untuk memastikan kegiatannya seperti apa dan bagaimana.

“Kami belum tahu persis seperti apa?. Oleh karena itu, kami akan berkunjung dulu ke Sekolah Negeri Pacet itu,” katanya.

Sumber Antara