Solo – Pembangunan wahana air yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Surakarta dan pihak swasta di Solo terhambat kontur tanah.
Direktur Utama PT Arta Tirta Mulia Mulyono Sadeli yang bertindak sebagai investor proyek di sela peninjauan di Solo, Selasa, mengatakan ada kendala teknis yang menjadikan pembangunan proyek tersebut sedikit terhambat.
“Karena tanah dari depan turun ke belakang 17 meter. Kalau kolam renang kan harus datar, jadi harus membuat trap-trap,” katanya.
Ia mengatakan kendala tersebut awalnya belum terprediksi mengingat dulunya lokasi yang berada di depan bangunan Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin Surakarta tersebut masih berupa hutan.
“Kami masuk ke sini belum land clearing, belum apa-apa. (Terkait kendala) saya tidak bisa menjelaskan itu, tetapi keadaannya memang demikian,” katanya.
Selain itu, dikatakannya, cuaca hujan juga berpengaruh pada kelancaran pembangunan proyek tersebut.
“Pondasi agak terhambat karena hujan, pondasi kan adanya di bawah tanah, pekerjaan kolam renang semua di dalam tanah. Harus ada kontur tanah yang kami perbaiki,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan tidak akan ada perubahan desain dan proyek tetap berlanjut.
“Soft opening akan kami lakukan pada bulan Desember, kalau grand opening belum tahu kapan,” katanya.
Ia mengatakan pada pelaksanaan proyek fase tersebut akan ada lima wahana yang dikerjakan, di antaranya gedung lobi, kolam arus, menara luncur, dan kolam splash.
“Kalau dengan kontraktor menjanjikan lima bulan selesai, kami masih ada tenggang waktu untuk sarana dasar,” katanya.
Terkait dengan status kerja sama dengan Pemkot Surakarta tersebut, dikatakannya, lahan milik Pemkot Surakarta yang digunakan untuk proyek tersebut berstatus pinjam pakai selama 30 tahun.
Sementara itu, pada peninjauan di lapangan, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berharap soft opening dapat dilakukan pada akhir tahun ini.
“Saya di sini mengerjakan pekerjaan yang belum selesai. Pak Bimo (Direktur Taman Satwa Taru Jurug) saya ajak ke sini biar bisa sinergi juga,” katanya.
Sumber Antara















