TEGAL – Pagelaran Tegal Pesisir Carnival ke-7 Tahun 2018 yang dilaksanakan Sabtu (28/4/2018) malam memukau ribuan warga Kota Tegal. Warga dari berbagai latar belakang berbondong-bondong memadati Alun-Alun Kota Tegal.
Acara yang dihelat, masih dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Tegal yang ke-438 itu melibatkan ratusan peserta. Sedikitnya 600 peserta yang terbagi 14 kelompok sekolah dan 11 sanggar serta komunitas dengan anggaran Rp 190 juta dari APBD Kota Tegal.

Sejumlah peserta Tegal Pesisir Carnival.
Para peserta yang tergabung kelompok Carnival maupun sanggar tari itu juga memukau sejumlah tamu pejabat daerah yang hadir. Mereka, Pjs Wali Kota Tegal, Drs Achmad Rofai MSi berserta jajaran pejabat dan Forkompinda Pemerintah Kota Tegal yang berada di panggung kehormatan.
Carnaval dimulai dari Gedung DPRD Jalan Pemuda Kota Tegal, pukul 19.30 WIB. Dibuka dengan Yekan Marching Band, diikuti pasukan pembawa Bendera oleh taruna taruni Politeknik Keselamatan dan Transportasi Jalan (PKTJ) Kota Tegal.
Dari Gedung DPRD, seluruh peserta menuju Alun-Alun Kota Tegal, berjalan kaki sepanjang sekitar 5 km menyusuri Jalan Pemuda, Jalan Veteran, Jalan A Yani, Jalan KH Mansyur dan Jalan KH Ahmad Dahlan. Tiba di depan panggung kehormatan tepat di depan pintu masuk Pendopo Kota Tegal, merema disambut dengan kelompok Suket Teki Etnik Musik.

Salah satu peserta memakai kostum daur ulang dan batik Tegalan.
Pjs Wali Kota Tegal, Drs Achmad Rofai MSi menyampaikan, Tegal Pesisir Carnival mengambil tema “Eksotika Bahari”. Hal itu dimaksudkan mengangkat kebaharian, perpaduan antara nilai tradisional yang terbangun dalam kostum karnaval bernuansa bahari.
“Kondisi guyub rukun seperti ini untuk tetap dijaga dan menjadi pilar untuk mewujudkan Kota Tegal yang semakin maju dan masyarakatnya makin sejahtera,” pinta Rofai.
Meski minim tata cahaya yang kurang mendukung, setidaknya warga Kota Tegal, terhibur terutama dengan tampilan para peserta dengan kreasinya. Yakni kostum dari bahan daur ulang dikolabirasi dengan kain batik Tegalan menjadi kreasi yang menarik.
Hal itu sebagaimana tampilan kelompok dua, gabungan dari mahasiswa AKPER, SMA Al Irsyad dan SMK N 3 Kota Tegal. Dengan menyulap bahan daur ulang seperti bola dan plastik menjadi kostum dengan balutan kain batik Tegalan.
Pada puncak acara, pukul 23.00 WIB, seluruh peserta dengan kelompoknya masing-masing tampil bergantian dan berbarengan di depan sepanjang panggung kehormatan. Di akhir acara, Pjs Wali Kota Tegal bersama tamu undangan turun menyalami para peserta. Momentum tersebut dijadikan ajang sejumlah warga dan tamu untuk berselfi. (nin/edi)
















