Batang – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, terus meningkatkan kegiatan operasi penyakit masyarakat untuk mendukung keamanan dan ketertiban di daerah itu selama bulan puasa tahun ini.
Kepala Polres Batang AKBP Mochamad Irwan Susanto di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pada operasi pekat selama 3 hari terakhir ini, pihaknya menyita puluhan botol berisi minuman keras dari para pedagang minuman.
“Ya, dari hasil razia yang dilaksanakan pada hari Rabu (6/4), kami mengamankan 46 botol minuman keras terdiri atas 25 AO kemasan botol besar, 13 AO botol kecil, 6 botol besar jenis anggur merah, dan dua botol kecil jenis anggur merah,” katanya.
Ia yang didampingi Kepala Kepolisian Sektor Blado AKP Budi Prayitno menjelaskan bahwa tujuan operasi pekat ini adalah menciptakan kondisi yang aman dan tertib selama Ramadan 1443 Hijriah sehingga masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan puasa.
Pada kegiatan operasi penyakit masyarakat ini, dia menjelaskan bahwa pihaknya akan menyasar pada peredaran minuman keras, judi, peredaran narkoba, petasan, dan tempat yang diduga menjadi lokasi kerumunan maupun bentuk usaha atau kegiatan yang menyerempet dengan pekat.
“Kami akan terus menyasar sejumlah warung yang diduga melayani jual dan beli minuman keras. Oleh karena itu, kami berharap peran dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama dalam melakukan pemberantasan penyakit masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, AKP Budi Prayitno mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan disiplin 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktivitas keluar rumah.
“Kami berharap masyarakat dapat jaga kerukunan agar tercipta kondisi yang aman dan nyaman, serta tetap mematuhi protokol kesehatan karena kasus COVID-19 belum selesai,” katanya.
Sumber Antara
















