Gudang Miras Berkedok Tambal Ban di Kudus Digerebek

oleh

Kudus – Aparat Polres Kudus berhasil mengungkap gudang miras yang berkedok usaha vulkanisir ban di Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Petugas melakukan penggerebekan dan berhasil menemukan puluhan drum dan ribuan botol berisi miras disita. Selain itu, petugas juga menyita sebuah mesin yang diduga jadi alat penyuling pembuatan minuman keras, dan ratusan botol minuman keras yang sudah dikemas.

Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (17/4/2018) ini sempat mengebohkan warga Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu . Pantauan di lapangan, puluhan personel Polres Kudus melakukan penggeledahan gudang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso.

Penggeledahan itu dilakukan di RT 7 RW 3 dengan luasan tanah hampir satu hektare yang memiliki dua bangunan. Satu bangunan digunakan sebagai gudang miras, dan satunya lagi digunakan sebagai tempat produksi. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan seorang pekerja bernama Hudawil Dani.

INFO lain :  Kenapa 1 Desember Diperingati Hari AIDS Sedunia?

“Iya, ada penggerebekan. Masih dalam pemeriksaan,” kata Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning.

Bangunan yang berada di tengah permukiman padat itu sehari-harinya merupakan tempat vulkanisir ban. Namun di bangunan lain terdapat gudang penyimpanan miras. Serta bangunan paling ujung merupakan tempat pembuatan.

INFO lain :  Granat Nanas Aktif di Sungai Serayu Banjarnegara

Ketika penggerebekan dilakukan, tak tampak satu pun ada aktivitas pembuatan. Hal itu membuat warga sekitar penasaran.
Sementara itu, Edi, salah seorang warga setempat mengatakan, dia tidak tahu dengan adanya aktivitas pabrik miras di lingkungannya.

“Saya tidak tahu kalau ternyata ada pabrik miras,” katanya kepada wartawan di lokasi.

Setahunya, kata dia, tempat itu merupakan lokasi vulkanisir ban. Terbukti di lokasi ada banyak tumpukan ban. Saat ini, pintu gerbang pabrik sudah dipasangi garis polisi. Tak ada lagi aktivitas, baik di pabrik, maupun di tempat tersebut.

INFO lain :  Misteri Mayat Wanita Dibakar di Blora Terungkap

Beberapa polisi terlihat beberapa kali hilir mudik ke lokasi. Bahkan satu unit truk polisi dikerahkan untuk mengangkut sejumlah barang bukti miras.

Dani (24) pekerja di pabrik miras itu mengatakan, sepengetahuannya ada tiga orang pekerja yang setiap harinya berada di lokasi. Pabrik beroperasi sejak 1,5 tahun yang lalu. “Dengan produksi sekitar 70-100 botol miras per hari,” katanya.(edi)