Semarang – Dalam rangka mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, serta mengglorifikasikan kampanye pelopor keselamatan berlalu lintas, Sie Dikmas Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Jateng melaksanakan kegiatan preemtif melalui Ekstrakurikuler For Safety Riding for pesantren, Senin (16/4/2018).
Kegiatan di aula dan lapangan Pondok Pesantren Modern Selamat di Jalan Raya Soekarno-Hatta KM 03 Kendal. Acara diikuti sekitar 492 siswa.
Kasubdit Dikyasa AKBP Indra K Mangunsong mengatakan, angka kecelakaan didominasi oleh usia remaja. Maka dari itu, untuk meminimalisir angka kecelakaan remaja yang belum memiliki SIM tidak diperkenankan membawa kendaraan.
“Untuk siswa yang membonceng harus menggunakan helm dan jaket sebagai pelindung utama. Kelengkapan berkendara juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Tidak hanya memberikan sosialisasi tertib lalu lintas, AKBP Indra K Mangunsong melalui AKP Hery Purnomo beserta anggota Dikmas juga memberikan contoh berkendara dengan aman. Atas hal itu para siswa juga dapat langsung praktek agar lebih mengerti pentingnya berkendara dengan safety dan taat terhadap peraturan berlalu lintas.
Dalam kesempatan itu, Kasubdit Dikyasa AKBP Indra K Mangunsong juga membagikan Buku Etika Berkendara karangannya kepada santri dan pengurus Pondok Pesantren Modern Selamat. Buku itu diharapkan sebagai media pembelajaran bagi siswa siswa untuk menambah pengetahuan.
“Kami tidak akan pernah bosan mengingatkan agar selalu taat tata tertib lalu lintas, karena “Saya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas” ujar AKP Hery Purnomo dengan Yel-Yel pelopor keselamatan lalu diikuti oleh seluruh siswa.(edi)















