Batang – Pangkalan truk di Dukuh Pertamanan Desa Banyuputih Kecamatam Banyuputih sudah ditutup sejak Januari 2021 oleh Pemkab Batang.
Penutupan pangkalan truk milik Pemkab tersebut seiring akan dialihfungsikan menjadi lokasi pembangunan gedung Islamic Center.
Meskipun sudah ditutup, tidak sedikit supir truk yang masih memarkirkan truknya di lokasi tersebut.
Menanggapai hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiyono menyatakan truk yang parkir di eks pangkalan Banyuputih merupakan parkir liar.
“Truk yang parkir di sini di luar konteks Dishub. Itu atas inisatif sopir sendiri dan tidak ada yang dipungut bayaran dan ini pakir liar,” jelas Murdiyono saat ditemui di lokasi eksekusi pembongkaran kios Eks pangkalan truk Banyuputih, Senin (8/3/2021).
Ia pun mengatakan, Dishub Batang sudah memberitahu dan dibuatkan titik – titik parkir sebagai alternatif selain eks pangkalan truk Banyuputih.
“Ada 11 kantong parkir yang kita siapkan yang dimulai dari Pelelen Gringsing hingga Kandeman,” jelas Mardiyono.
Truk juga bisa parkir di pangkalan truk Desa Penundan Banyuputih, kata dia, yang kapasitasnya 20 hingga 50 truk tronton.
“Eks pangkalan truk Banyuputih akan ada penjagaan khusus agar sopir truk tidak lagi memarkir truknya,” katanya.
Selain itu juga akan dipasang water barrier untuk menutup pintu masuk dan keluar eks pangkalan truk Banyuputih.
Sumber Ayo Semarang
















