Keberangkatan Umrah Kembali Ditunda. Ini Alasannya.

oleh
oleh

SOLO – Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) kembali menunda keberangkatan calon jamaah umrah.

Ketua Perpuhi Her Suprabu mengatakan, penundaan ini dilakukan menyusul penutupan penerbangan internasional oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Per tanggal 21 Desember pemerintah Arab Saudi menutup penerbangan internasionalnya sehingga umrah diberhentikan lagi,” katanya belum lama ini.

Menurut dia, penutupan penerbangan internasional tersebut menyusul isu ditemukannya virus jenis baru di Inggris. Dia mengatakan berdasarkan surat edaran dari pemerintah Arab Saudi, diketahui penutupan sementara hanya akan dilakukan selama satu minggu.

INFO lain :  Mawar Pimpin Bagi-Bagi Masker

“Selanjutnya kebijakan ini akan dievaluasi setiap minggunya, bisa satu minggu, dua minggu, tiga minggu,” sebutnya.

Dia menambahkan, mengatakan sebelum kembali ditutup, penerbangan umrah memang sempat dibuka setelah penutupan yang cukup lama, yaitu sejak awal ditemukannya COVID-19. Pada pembukaan yang sempat dilakukan selama beberapa minggu tersebut, Perpuhi sudah memberangkatkan sekitar 50 anggota jemaah.

INFO lain :  Jateng Segera Miliki Ruang Produksi Bersama Furnitur di Solo

“Sebetulnya kemarin mau berangkat lagi, bahkan jemaah sudah menginap di hotel di Jakarta. Namun karena informasi penutupan cukup mendadak, jadi calon jemaah kami pulangkan lagi,” bebernya.

INFO lain :  Korban Tewas Tenggelam di Waduk Sempor Kebumen, Berenang Demi Seorang Gadis

Dengan penutupan kembali tersebut, saat ini calon anggota jemaah umrah yang belum bisa berangkat sekitar 20.000 orang.

“Mereka cukup memahami kondisi ini. Apalagi selama pandemi anggota jemaah umrah dibatasi usianya, yang diperbolehkan di rentang usia 18-50 tahun. Padahal jemaah umrah kebanyakan di usia lebih dari 50 tahun,” tandasnya. (rta)