BOYOLALI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Boyolali telah membebaskan tahap kedua ratusan bidang tanah milik warga yang terkena proyek Tol Solo-Yogyakarta di wilayah Boyolali.
Kepala BPN Boyolali, Kasten Situmorang mengatakan pihaknya selaku ketua panitia pengadaan tanah jalan Tol Solo-Yogyakarta di wilayah Boyolali sudah membayarkan uang ganti rugi (UGR) tahap kedua ratusan bidang tanah kepada warga senilai sekitar Rp97 miliar.
“Total ada 1.087 bidang tanah di wilayah Boyolali yang harus dibebaskan untuk proyek Tol Solo-Yogyakarta. Kita menargetkan hingga akhir tahun 2020, dapat melakukan pembayaran UGR terhadap 400 bidang tanah ini,” katanya, Kamis (17/12).
Dia menambahkan pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta tersebut mendapat dukungan dari pemilik tanah. Sehingga, proses pembebasan lahan yang akan digunakan proyek tol tidak menemui kendala.
“Kami menilai berkat kesadaran masyarakat untuk mewujudkan infrastruktur jalan cukup baik. Warga pemilik bidang tanah tidak ada yang keberatan. Mereka hingga saat ini, tidak ada yang mengajukan konsinyasi melalui pengadilan,” sebutnya.
Menurut Wijayanto, selaku Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Kulonprogo, Yogyakarta, dan Solo, pihaknya juga berharap proses pembebasan lahan untuk proyek tol berjalan lancar sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.(oye)















