Pemalang – Polres Pemalang hingga kini masih menyelidiki kasus penemuan mayat seorang wanita di Sungai Comal Desa Kebojongan RT 07 RW 01 Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.
“Masih diselidiki,” kata Kapolsek Comal, AKP Tarhim, Selasa (3/4/2018).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan mayat seorang perempuan tanpa identitas terjadi di pinggir Sungai Comal, Senin (2/3) lalu. Seorang warga yang sedang mencari rumput, Suwaryo, warga Desa Panjunan Petarukan menemukannya.
Saksi yang berangkat mencari rumput untuk makanan ternak dikejutkan temaun mayat korban di pinggir sungai.
“Sekira pukul 09.00 wib melihat sosok perempuan dalam keadaan kedua kaki terperosok ke lumpur sedalam kurang lebih 60 cm dengan badan terlentang,” kata saksi.
Atas temaunnya itu, saksi Suwaryo berusaha memanggil warga lain dan meminta bantuan menghubungi Hermanto selaku Perangkat Desa Kebojongan RT 07 RW 01 Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang untuk ke lokasi penemuan tersebut. Oleh petugas kelurahan temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Comal.
Mendapatkan laporan penemuan mayat itu, Kapolsek Comal AKP Tarhim beserta Wakapolsek Comal, Kanit Reskrim beserta anggota Reskrim dan anggota SPK langsung menuju ke TKP. Bersama sama tim medis dari Puskesmas Sarwodadi Comal, petugas tiba ke lokasi.
Dr.Megy Yatni Lakmanasari dari Puskesmas dibantu petugas kepolisian langsung melakukan pemeriksaan didampingi Kapolsek Comal serta anggotanya. Polisi juga langsung mengamankan TKP dan menggelar olah TKP dengan mengumpulkan sejumlah keterangan. Diantaranya mengumpulkan saksi dan barang bukti.
Usai diperiksa di TKP, jenazah korban lalu dibantu warga diangkat ke darat dari bawah sungai. Dari pemeriksaan, ciri ciri korban berambut cepak tinggi 145 cm jenis kelamin perempuan, kulit sawo matang. Korban menggunakan kaos warna ungu garis kuning, celana short ungu bertuliskan Export, gigi maju dan umur kurang lebih 46 tahun.
Sementara menurut keterangan Dr.Megy selaku Ketua Tim Medis Puskesmas Sarwodadi Comal menerangkan tanda tanda kematian sudah kaku mayat. Korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam. Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
“Diperkirakan korban terperosok ke dalam lumpur sehingga kehabisan tenaga, tidak ada yang menolong dan juga terkena sinar matahari yang berlebihan dan akhirnya meninggal dunia” kata petugas.
Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada Kepala Desa Kebojongan Rasmadi untuk dimakamkan. Atas temuan itu, korban masih menyelidiki.edi















