Brebes – Polisi Brebes berhasil mengungkap dan menangkap dua terduga pembunuh salah seorang pria, bernama Faizal Afdli (32) warga Kelurahan Gandasuli Kecamatan Brebes. Korban yang mayatnya di temukan di aliran sungai Pemali Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan.
Adapun dua pelaku tersebut yakni, Rustono (39) dan Ahmad Khaerudin (23), warga Kedawon Larangan Brebes. Karena melawan, kedua kaki pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi.
Kasatreskrim Polres Brebes AKP Arwansa menejlaskan, sesosok mayat pria di Sungai Pemali di Rengaspendawa Larangan merupakan korban pembunuhan.
“Korban bukan meninggal dunia karena tenggelam, tapi diduga dibunuh oleh enam orang. Dua pelaku diantaranya, sudah kita tangkap di Bekasi Jawa Barat. Sekarang keduanya sudah ditahan untuk diproses hukum,” ungkap Arwansa, Minggu (29/7/2018).
Diungkapkannya, mayat korban yang ditemukan semula tak beridentitas. Pihak kepolisian awalnya kesulitan mengidenifikasinya hingga akhirnya terungkap.
Korban dibunuh dengan cara dianiaya oleh para pelaku. Menurut keterangan pelaku korban ditusuk dengan menggunakan sebuah gunting.
“Modusnya karena dendam kemudian terlibat cekcok. Saat itu, mereka sedang sama-sama terpengaruh alkohol (miras). Di situlah terjadi pengeroyokan dan penasukan kepada korban akhirnya meninggal dunia,” kata dia.
Korban Faizal Afdli di buang di sungai Pemali masuk Desa Rengaspendawa, karena TKP pembunuhan kebetulan tidak jauh dari sungai Pemali. Korban merupakan anak jalanan.
“Untuk empat pelaku lainya yang sudah kita ketahui identitasnya sedang kita kejar,” jelasnya.
Motif pembunuhan sendiri, setelah diadakan interogasi pelaku dalam keadaan dipengaruhi minuman alkohol, karena saat peristiwa terjadi, antara pelaku dan korban juga sedang mengadakan acara minum-minum.
Sebelumnya, warga di sekitar Sungai Pemali Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dibuat heboh dengan penemuan mayat yang mengapung di aliran sungai, Senin (25/6) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat ditemukan korban sulit dikenali karena bagian wajah telah rusak. Korban hanya diketahui memiliki rambut hitam lurus dan hanya mengenakan celana warna merah.edit
















