Kasus Terus Meningkat, Tambah Lokasi Karantina

oleh
oleh

WONOSOBO – Terus bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Wonosobo membuat pemerintah menyiapkan tambahan fasilitas isolasi, yakni Gedung eks Akademi Keperawatan (Akper).

Gedung yang kini dikelola oleh Bapelkes Provinsi Jawa Tengah tersebut menjadi lokasi karantina tambahan ketiga setelah Balai latihan Kerja (BLK) Kertek dan SKB Sidojoyo.

Kepala BPBD Kabupaten, Zulfa Ahsan Alim, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, menyatakan ketiga lokasi tersebut akan digunakan untuk mengisolasi pasien dengan Covid-19 positif tanpa gejala, atau dengan gejala yang sangat ringan.

INFO lain :  Satpam Proyek di Sukoharjo Edarkan Sabu, Sabu Seberat 48 Gram Disita

“Untuk gedung eks Akper atau Balai Pelatihan Kesehatan Pemprov Jateng, per Sabtu malam (6/9/2020), telah siap dengan kapasitas bed sebanyak 50 sampai 60 orang pasien,” terang Zulfa, Rabu (9/9).

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonosobo, dr Muhamad Riyatno, menyebut, sejak pandemi Covid-19 melanda, Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah menyiapkan tiga rumah sakit sebagai fasilitas penanganan, yakni RSUD Setjonegoro, RSI Wonosobo, dan RS PKU Muhammadiyah. Namun, adanya penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 membuat pemkab harus menyiapkan tambahan fasilitas.

INFO lain :  Ratusan Lampu LED akan Dipasang di Pemalang

Menurut Pelaksana Tugas Kadinkes Kabupaten Wonosobo tersebut, tingginya pertambahan angka Covid-19 yang dalam sebulan terakhir bahkan telah mencapai angka 289 orang.

Kondisi tersebut menunjukkan secara nyata bahwa virus Corona masih beredar dan menyebar massif. Pola pelacakan, alias tracing, telah dilakukan semaksimal mungkin oleh para petugas dari Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Kabupaten. Hasilnya, lanjut Riyatno, pada Bulan Agustus lalu, lebih dari 1.500 spesimen hasil uji usap (swab test) dikirim ke laboratorium.

INFO lain :  Oplos Beragam Obat, Dijual dengan Tipu Muslihat

“Kita semua berharap dengan kondisi ini, masyarakat benar-benar memahami pentingnya menjaga dan melindungi diri dari paparan virus Corona,” tandasnya. (ono)