Batang – Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Bakti Agus Fajar melaksanakan kunjungan kerja ke wilayahan Kodim 0736/Batang tepatnya di Desa Tragung Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka meninjau langsung aset tanah milik TNI AD yang di wilayah Kodim 0736/Batang.
Turut mendampingi dalam pengecekannya, Kazidam IV/Diponegoro, Kolonel Czi Ruby W.H, Dandenzibang 1/IV Purwokerto Letkol Czi Darmansyah, Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Raji, Danramil 12/Tulis, Kapten Inf Supirno, Pasilog Kapten Cba Dwi Kistanto, Kapolsek Tulis Polres Batang, AKP I Wayan Sono serta Kades Tragung Wanuri.
Brigjen TNI Bakti Agus Fajar mengatakan, pemeriksaan dilakukan menindaklanjuti instruksi presiden kepada Panglima TNI. Dikatakannya, saat ini Indonesia khususnya bidang kesehatan, masih mengimpor alat-alat kesehatan dari luar negeri.
Menurutnya, hampir 94 persen kita mengimpor alat kesehatan dari luar. Sedangkan yang 6 persen dari negeri sendiri yaitu berupa kapas kaza atau perban.
“Ini wujud implementasi MoU antara presiden dengan Panglima TNI agar membantu mengatasi permasalah tersebut dengan cara meminimalisir impor alat kesehatan dari luar negeri,” kata Kasdam, Selasa (27/3/2018).
Ditambahkannya, untuk mendukung kebijakan komando atas, lanjut Kasdam, semua jajaran diperintahkan untuk mendata aset tanah milik TNI dan mencarikan lokasi yang tepat untuk dibangun pabrik alat kesehatan.
“Setelah pulang dari sini nanti saya akan langsung melaporkan kepada Pangdam IV/Diponegoro,” jelasnya.
Sementara, menurut Dandim 0736/Batang, Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu melalui Kasdim, Mayor Inf Raji mengatakan, luas tanah aset TNI AD di wilayah Kodim 0736/Batang di Desa Tragung seluas 16 hektar yang sebagian terdiri aset jalan.
Dijelaskanya, aset tanah milik TNI AD, dulunya merupakan sebuah bandara pendaratan darurat. Namun setelah tahun 1980-an, bandara itu sudah tidak digunakan lagi.
“Sehingga untuk menjaga aset tanah milik TNI AD, Kodim 0736/Batang diberikan wewenang untuk menjaganya, agar tidak ada permasalahan di kemudian hari,” pungkas Kasdim.edi
















