Remaja 16 di Pekalongan Butuh Uluran Tangan Akibat TBC Kronis

oleh

Pekalongan – Dia hanya bisa terbaring di atas tempat tidur sebuah kamar sempit di rumahnya di Jalan Yos Sudarso Gang 1, RT8/RW3, Kelurahan Babel Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Kondisi badannya yang seolah hanya tinggal kulit pembungkus tulang dan tak bisa melakukan aktifitas apa pun menjadikannya tak bisa berbuat banyak.

Uswatun Khasanah (16), putri ketiga pasangan Sukardi dan Daliyah ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Sejak sekitar empat bulan ini, tubuh Uswatun tiba-tiba sakit dan berat badanya terus menyusut hingga kurus kering.

Gadis tamatan SMP yang seharusnya masuk SMA ini akhirnya terpaksa putus sekolah karena kondisi kesehatan menurun drastis. Hasil dianogsa dokter, Uswatun menderita TBC yang sudah akut.

INFO lain :  Kepala Daerah Se-Eks Karesidenan Pekalongan Komitmen Berantas Korupsi

Pengobatanpun sudah dilakukan seadanya. Perawatan di rumah juga sangat tidak memadai. Karena kondisi yang lemah, Uswatun kerap mengalami pusing juga lemas dan tak ada asupan makanan serta gizi yang cukup.

Orang tua Uswatun berasal dari keluarga tak mampu. Ayahnya hanya penarik becak. Sedangkan ibunya hanya di rumah merawat anak- anaknya, termasuk Uswatun. Mereka kini tidak mampu untuk membiayai pengobatan putrinya yang sakit kronis ini dan terus parah.

INFO lain :  Kapolda Jateng Melarang Razia Kendaraan Selama Operasi Patuh Candi

Biaya saat ini menggunakan K I S (Kartu Indonesia Sehat) yang baru saja bisa diperoleh. Namun ternyata masih banyak memerlukan biaya tambahan terutama untuk transportasi ke rumah sakit .

Untuk pemeriksaan dan pemantauan kesehatan harus dilakukan di Rumah Sakit Kardinah Kota Tegal, karena di RSUD Kraton Pekalongan tidak ada peralatan medis untuk penyakit ini. Sedangkan, untuk ke rumah sakit Karyadi Semarang tak ada biaya, sehingga harus dirawat di rumah seperti ini.

Selain biaya opersiona pengobatan yang besar, seperti saat beberapa kali menggunakan ambulans. Belum lagi, beberapa obat yang harus ditebus karena tidak dicover KIS. Kebutuhan ini masih ditambah dengan biaya makan minum dan untuk menunggu selama menjalani perawatan.

INFO lain :  Akses Jalan Menuju Titik Keramaian di Pekalongan Ditutup

Selain Uswatun Khasanah juga ada satu anak lagi di keluarga ini yang mengalami sakit TBC, Muh Adi Furqon (3). Kondisi bocah ini terlihat pucat dan lemas serta tak ada penanganan medis.

“Kami sangat kesulitan karena harus membiayai kebutuhan pengobatan kedua anak kami dan juga kebutuhan keluarga,” ujar Sukardi. Dia berharap ada dermawan yang bisa membantu meringankan beban mereka.edi