Telaga Warna Ditanami 100 Batang Bambu Cendani

oleh
oleh

WONOSOBO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah mempercantik kawasan Telaga Warna Dieng. Sebanyak 100 batang bambu cendani ditanam di kawasan hutan lindung, yang menjadi destinasi wisata terpopuler di dataran tinggi Dieng itu.

Kepala BKSDA Provinsi Jawa Tengah, Darmanto mengatakan, langkah itu adalah upaya mempersiapkan kawasan Telaga Warna dan Telaga Pengilon jika sewaktu-waktu dibuka kembali. Ia menyebut, pengerjaan lahan sekitar 6,5 hektare itu bekerja sama dengan PT Bonbin Alam Lestari.

INFO lain :  Rumah Dokter Terbakar, Satu Orang Tewas

“Untuk kepastian pembukaan kawasan wisata, kami masih akan menunggu surat resmi dari tiga menteri, yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Menteri Pariwisata,” ujarnya, Selasa (16/6).

Tak hanya itu, pihak pengelola kawasan Telaga Warna juga diminta Darmanto untuk menunggu izin pembukaan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, melalui surat edaran bupati.

INFO lain :  Pemprov Jateng Diminta Perhatikan Sistem Regulasi Irigasi

“Kami akan tetap mentaati prosedur resmi dari pemerintah dalam rangka pembukaan kawasan wisata di era baru masa pandemi Covid-19 ini,” terangnya lebih lanjut.

Sementara, Direktur PT Alam Indah Bonbin Lestari, Teguh Wibowo Tirto mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mengantisipasi ketentuan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Termasuk untuk menyiapkan berbagai kelengkapan sesuai protokol kesehatan bagi para pengunjung.

Diakui Teguh, pihaknya telah mempersiapkan perlengkapan pendukung seperti fasilitas cuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer, masker, serta alat pengukur suhu badan, demi memastikan seluruh wisatawan dalam kondisi sehat.

INFO lain :  Jateng Siap terapkan Pembatasan Pergerakan pada 11-25 Januari 2021

“Sejumlah petugas juga kami akan siapkan di beberapa titik yang rawan kerumunan pengunjung, seperti di spot-spot selfie sehingga ketika mereka tidak mentaati prosedur jaga jarak, petugas kami akan segera mengingatkan,” pungkas Teguh.(mht)