GROBOGAN – Enam orang tewas tenggelam di kubangan bekas galian golongan C di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (9/3).
Korban tewas masing-masing Shofa Lu’lu’ul Maknun (17), Warga Dusun Ketitang RT 4/3 Temon Bratu, Susi Susanti (18), Warga Dusun Pancan RT 5/6 Getasrejo Kecamatan Grobogan, Nazila (13), Warga Dusun Tarub RT 9/3 Tawangharjo, Lina (17), Warga Dusun Nadri RT 4/6 Desa Katean Kecamatan Brati.
Korban lain yakni, Istiroqin (13), Warga Nglejok RT 3/15 Kuripan Purwodadi, serta KH. Wahyudi (61), Warga Dusun Sobotuwo RT 1/4 Desa Kronggen Kecamatan Brati.
Kapolsek Brati AKP Asep Priyana mengatakan, dugaan sementara kejadian tersebut akibat kecelakaan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ucapnya.
Dia menambahkan, dari informasi yang berhasil digali dari para saksi bahwa kejadian tersebut terjadi saat para korban melakukan kerja bakti, dan membersihkan diri di kolam bekas galian c.”Mereka tidak tahu, ternyata kolam itu dalam,” imbuhnya.
Anggota Pemadam Kebakaran Kabupaten Grobogan, Christian Adi Kusuma mengatakan, kejadian sekira pukul 09.30 WIB tadi. Awalnya santri-santri itu merendam kayu usuk di lubang bekas galian C itu malah ada yang terpeleset.
“Setelah itu temannya ikut nolong tapi malah jadi korban. Sampai Pak Kiainya juga ikut menjadi korban. Untuk sekarang semua korban sudah berhasil dievakuasi,” tambah dia.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Iskandar F.Sutisna, membenarkan peristiwa nahas yang menimpa warga Pondok Pesantren Putri Al-Latthifiyyah tersebut. “Informasinya usai melakukan ramban atau petik sayur,” katanya.
Usai petik sayur, lanjut dia, keenam korban bermain air di bekas kubangan galian C tersebut. Dugaan awal, lanjut dia, ada korban yang terpeleset hingga jatuh ke air. Korban lain yang berusaha menolong justru ikut tercebur di genangan air tersebut.
Dari informasi awal saat kejadian, terdapat delapan orang yang ikut dalam kegiatan tersebut, namun enam korban diduga tidak selamat.(mht)















