KLATEN – Kreativitas memang tidak mengenal usia. Siapa sangka aneka kerajinan tangan menarik seperti pot bunga, topi, payung, keranjang dan hiasan bunga plastik nan cantik ini tercipta dari tangan-tangan kreatif siswa kelas 5 sekolah dasar di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.
Bupati Klaten Sri Mulyani pun kagum dengan sejumlah kreativitas anak-anak SD di daerahnya. Kekaguman Sri diungkapkan saat meninjau Stand SD Pandaan, Kecamatan Wonosari.
“Ini hasil karya adik-adik SD Pandaan. Masih kelas 5 dan 6 SD tapi ini bagus-bagus buatan karyanya, saya suka,” ujarnya.
Selain mengembangkan kreativitas siswa, beragam karya siswa SD Pandanan tersebut bernilai ekonomi sehingga para siswa juga diajak untuk berwirausaha sejak dini.
Kepala SD Pandanan, Eny Wuryanto mengatakan, di sekolahnya mengajarkan kewirausahaan sejak dini.
“Disini anak-anak dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kita ajak untuk mengembangkan kreativitasnya untuk memanfaatkan bahan-bahan bekas dari limbah, dari tas kresek jadi hiasan bunga dari handuk jadi pot bunga. Jadi bermacam karya yang cantik dan punya nilai ekonomi,” terangnya.
Tak butuh waktu lama untuk menyulap barang-barang bekas menjadi aneka karya menarik. Dengan didampingi Guru Kerajinan, Siswa SD Pandanan hanya memerlukan dua kali pertemuan untuk menyelesaikan karya ini. Pertemuan pertama adalah penyampaian materi cara pembuatan, dan pertemuan kedua yakni praktek pembuatan, hingga pewarnaan.
Hasil karya para siswa tersebut pun kini turut dipamerkan dalam acara Sambang Warga Kecamatan Wonosari, dan dijual dengan harga yang bervariasi.
Untuk Pot bunga dan hiasan bunga plastik dijual mulai harga Rp10-35 ribu, tergantung ukurannya, untuk topi dan keranjang dijual mulai dari Rp15 ribu. Adanya nilai ekonomi ini turut memotivasi anak-anak untuk semakin giat dalam berkarya dan berwirausaha.
Bahkan, salah satu karya para siswa berupa topi telah dilombakan di tingkat Kecamatan Wonosari, dan nantinya akan berlaga di tingkat Kabupaten. (mht)















