Lele Jadi Menu Wajib

oleh
oleh

KUDUS – Pemenuhan gizi pada anak sangat erat kaitannya dengan upaya pencegahan stunting. Karenanya, Pemkab Kudus mengajak masyarakat untuk mengonsumsi ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo mengatakan, ikan mempunyai kandungan protein, yang sangat baik untuk anak-anak. Olahan ikan yang kaya dengan protein dapat menjadi menu wajib bagi keluarga, terutama untuk anak-anak. Dengan pemenuhan gizi bagi ibu dan anak, dapat mencegah terjadinya stunting sedini mungkin.

INFO lain :  Bagi Resep Dada Besar, Montok dalam Dua Hari

“Mari kita mulai gerakan memasyarakatkan makan ikan, tak hanya untuk anak-anak, namun juga orang dewasa. Mulai jadikan ikan sebagai menu andalan keluarga,” katanya, Kamis (5/3).

Mawar menjelaskan, sekarang ini teknik budidaya ikan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat, seperti Budikdamber (budidaya ikan di dalam ember).

Dia telah mempraktikan sendiri teknik tersebut hingga menghasilkan ikan lele yang siap panen. Selain sebagai sajian ikan segar untuk keluarga, Budikdamber juga dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga.

INFO lain :  Kena Serangan Angin Duduk, ABK Tewas di Tengah Laut

“Saya sudah mencoba sendiri budidaya ikan dalam ember. Hasilnya memuaskan dan tidak perlu biaya lebih. Sehingga, lele menjadi salah satu menu wajib bagi saya,” ungkap Mawar.

Sementara itu, Camat Kudus Endah Pramudyawati mengapresiasi adanya sosialisasi Gemarikan kepada ibu-ibu PKK desa dan kelurahan. Gerakan yang bertujuan untuk mengampanyekan pentingnya makan ikan sejak dini itu diharapkan dapat sampai ke masyarakat melalui kader PKK. Pihaknya yakin gerakan tersebut dapat mengurangi angka stunting dengan tercukupinya kebutuhan gizi pada anak.

INFO lain :  Alokasi Pupuk NPK Bersubsidi di Kudus Bertambah 442 Ton

“Status gizi ibu dan anak serta kebersihan lingkungan juga ikut berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Karena kekurangan gizi dalam waktu yang panjang dapat menyebabkan pertumbuhan anak lebih pendek dari anak normal sesuai dengan usianya,” tandasnya. (mht)