PEKALONGAN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menilai RSUD Kajen masih membutuhkan ruang ICU khusus anak. Selama ini, ruangan yang ada sudah overload dan sangat dibutuhkan.
“Ruangan ini agar semua anak yang sakit dan dirawat di RSUD Kajen merasa nyaman dan terlayani dengan baik,” katanya, Minggu (2/2).
Dokter spesialis anak di RSUD Kajen, kata Asip, saat ini sudah ada dua dan sebentar lagi akan bertambah satu orang, sehingga jumlahnya menjadi tiga orang.
“Dengan jumlah dokter spesialis anak 3 orang tersebut, insya Alloh ruang Poli dan ICU khusus anak akan segera kita wujudkan, plus menambah ruang rawat ya,” sebut Asip.
Dokter spesialis anak dr Rizal dalam kesempatan tersebut mengakui saat ini RSUD Kajen mendesak ruang ICU khusus anak dan sesuai keputusan WHO menyebutkan bahwa usia anak adalah hingga umur 18 tahun.
Terkait skema pembiayaan, Bupati Asip mengapresiasi tata kelola keuangan RSUD Kajen walaupun piutang di BPJS berjumlah Rp30 miliar.
Dikatakan Bupati, banyak rumah sakit meminjam dana dari bank karena sudah tidak kuat lagi membiayai operasional rumah sakit dikarenakan piutang di BPJS banyak.
“Alhamdulillah RSUD Kajen tidak sampai hutang bank dan masih bisa bernafas hingga hari ini. Kami berharap BPJS Kesehatan tidak terlalu lama untuk melunasi hutangnya kepada RSUD Kajen,” harap Bupati.(mht)
















