SEMARANG – Sebuah kapal pengangkut gas elpiji terbakar di kawasan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dugaan sementara, api berasal dari gas yang meledak.
Lokasi kebakaran, persis di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas.
Salah satu warga, Qodim (29) mengatakan, sesaat sebelum kebakaran terdengan suara ledakan yang cukup keras.
“Suaranya keras sekali. Atap-atap saja sampai bergetar kok,” ujar Qodim, Kamis (21/11).
Pasca terdengar ledakan, puluhan orang langsung berhamburan, penasaran. Dia juga turut mendekat. Ketika itu, ia melihat para anak buah kapal (ABK) langsung melompat dari kapal.
“Begitu ada ledakan terus ada api. Awalnya masih kecil. Tapi nggak lama api membesar, soalnya gas-gas lainnya ikut meledak,” sebutnya.
Terbakarnya kapal tersebut juga sempat merembet ke barang lain yang berada di dekatnya. Satu unit kapal milik Badan SAR Nasional (Basarnas) sempat ikut terbakar. Bagian depan tampak gosong, tapi masih bisa diselamatkan.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas, Ahmad Wahid membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, kapal Basarnas sedikit terbakar akibat ledakan gas elpiji yang ada di kapal Cahaya Mendiri.Selain itu, terdapat beberapa sepeda motor yang sedang terparkir dekat kapal sehingga ikut terbakar.
“Tapi tidak sampai ludes, hanya bodi motor yang meleleh,” jelasnya.
Kabid Operasinial Damkar Semarang Trijoto mengatakan, pihaknya menerjunkan 6 unit mobil Damkar.
Pemadaman juga dibantu kapal KT Jayanegara 304 serta mobil Water Canon milik Sabhara Polrestabes Semarang.
Api kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. (mht)















