Dapur Induksi Kota Tegal Disuntik Dana Rp 3,5 Miliar

oleh

Tegal – Komisi II DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah mendorong agar Dapur Induksi pengecoran logam yang berlokasi di Jalan Mataram, Kelurahan Muarareja, Tegal Barat, Kota Tegal harus jalan.

Dapur induksi yang ada lingkungan TPA di Kota Tegal sudah tidak berfungsi selama lima tahun lebih.

“Kota Tegal dengan adanya bantuan DAK sebesar Rp 3,5 miliar, maka keluarnya bagaimana menghidupkan kembali UKM logam yang ada di Kota Tegal,” kata Ansori Faqih saat Kunjungan Lapangan (Kunlap) di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kabupaten Tegal, Kamis (14/11/2019).

INFO lain :  14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Tak Berizin Nekat Buka

Terkait hal itu Komisi II DPRD Kota Tegal, melakukan Kunlap ke Lingkungan Industri Kecil (LIK) di Dampyak, Kabupaten Tegal. “Ternyata disana dalam membina Industri Kecil Menengah (IKM) logam terintegrasi oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Tegal,” kata Anfaq panggilan akrab Ansori Faqih.

Dari mulai pembinaan, pelatihan, produksi dan promosi selalu beriringan antara IKM dengan Dinas terkait.

Bantuan dari DAK tersebut manurut Anfaq harus terlaksana pada Tahun 2020, sementara dilingkungan dapur induksi masih ada sampah. Karena itu Komisi II DPRD Kota Tegal minta Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal untuk segera membersihkan lokasi dapur induksi yang ada di Jalan Mataram Kota Tegal.

INFO lain :  Tersangka Korupsi Intensif RSUD Kraton Diperiksa 9 Jam dan Beberkan Fakta Kasusnya

“Saya punya solusi, untuk anggaran 2020 kalau sudah di gedog dan sudah jelas disetujui, bisa langsung dimanfaatkan,” tegas Anfaq.

Anfaq menambahkan, dengan adanya kunjungan lapangan DPRD Kota Tegal selaku pengampu anggaran bisa menganggarkan. Dinas terkait selaku pembina IKM diharapkan bisa mefasilitasi terutama agar dapur induksi jalan dan IKM pengecoran logam bisa produksi. Kalau bisa disambungkan dengan perusahaan besar.

INFO lain :  Pentas "Astha" Teater Qi di Tegal Dibanjiri Penonton

“Apa bila dapur induksi dihidupkan, pertanyaan selanjutnya, siapa yang akan mengelola?,” pungkas Anfaq.

Anggota Klomisi II DPRD KotaTegal Politisi dari PKS Zaenal Nurohman A.Md menambahkan, apabila dapur induksi sudah selesai, harus menyiapkan segala sesuatunya agar bisa menghadapi persaingan yang ketat.

“Dinas harus memiliki konsep untuk melakukan pembinaan pelaku IKM, pembinaan skill, pengelasan pengecoran, manajemen keuangan supaya bisa menjadapi pesaing,” kata Zaenal.

(nin)