Batang – Polres Batang masih menyelidiki tewasnya seorang pekerja proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batang, 10 Juli 2019.
Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, mengatakan korban Budi Laksono bin Tonari (28), pekerja PT Swijetty.
Korban infonya tewas saat mengelas pipa bangunan PLTU Batang di bawah air laut.
“Dugaan sementara, korban tewas karena terganggu pernapasannya,” katanya.
Kecelakaan kerja tersebut berawal saat korban mengelas pipa bangunan yang berada di air laut. Namun, saat itu, kondisi air di bawah dasar laut keruh.
Polisi menduga faktor air keruh dan oksigen yang terkontaminasi yang menyebabkan meninggalnya korban.
Hasil pemeriksaan sementara, korban tewas akibat kehabisan oksigen karena saluran pernafasan kemasukan air.
“Tidak ada ditemukan tanda-tanda korban tewas karena unsur penganiayaan. Tapi kami masih selidiki,” katanya.
(tan/red)
















