Solo (Infoplus) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mendorong ekspor komoditas kopi asal Jateng ke beberapa negara dari Eropa hingga Australia. Hal itu berangkat dari ide usaha kopi di luar negeri yang dinilai prospektif.
“Kita punya banyak kopi di hampir semua gunung di Jawa Tengah, seperti Kopi Temanggung Wonoboso di dalam satu area yang sudah diberikan indikasi geograsi oleh Kementerian Hukum dan HAM,” kata Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Solo, Minggu.
Ganjar mengatakan bahwa kopi asal Jawa Tengah memiliki spesifikasi rasa yang istimewa sehingga digemari oleh konsumen luar negeri. Permasalahan yang dihadapi, apa yang sudah dihasilkan oleh para petani tersebut belum dapat diolah secara optimal.
Gubernur menceritakan belum lama ini berkunjung ke Polandia, ternyata di negara tersebut terdapat dua kopi yang cukup terkenal, yaitu Java Coffee dan Luwak Coffee.
Ternyata pengolah kopi dari negara tersebut, kata dia, mendatangkan biji kopi dari Indonesia, kemudian diolah di sana.
“Selain Polandia, Italia juga jago bikin kopi tetapi tidak punya kopinya. Kita punya kopi tetapi tidak bisa mengolah dalam berbagai macam rasa,” katanya.
Oleh karena itu, untuk mengembangkan pengolahan kopi tersebut, para produsen kopi, baik itu petani maupun pengolah, membutuhan bantuan tenaga ahli sehingga ada nilai tambah.
“Pada prinsipnya kami akan memberikan pendampingan, baik dari sisi produksi pertanian maupun pengolahan,” katanya.
Ia berharap agar produsen kopi tidak terlalu menarget untuk ekspor dalam jumlah besar mengingat penjajakan pasar harus tetap ada.
“Mulailah dari skala kecil. Selama kopi ini punya kualitas bagus, penggemar akan mencarinya,” kata Ganjar.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Tengah Mulyono Susilo mengatakan bahwa pada tahun lalu ekspor kopi dari Jawa Tengah mencapai 4.500 ton.
Dengan adanya bantuan pemerintah terkait dengan produksi, dia berharap volume ekspor kopi dari Jawa Tengah dapat meningkat dari tahun lalu.edi
Sumber : https://jateng.antaranews.com/berita/188536/pemprov-jateng-dorong-ekspor-kopi
















