Menpora: Optimis Persepakbolaan Akan Lebih Baik dengan Tehknologi VAR

oleh

Imam Nahrawi.

Tegal – Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi merasa optimis dunia persepakbolaan di Indonesia khusunya di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah akan mengalami kebaikan dan perkembangan yang baik.

“Menurut saya Kabupaten Tegal, dari sisi sudah lumayan dan dari SDM banyak calon calon atlet masa depan,” kata Imam Nahrawi saat menghadiri acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) dan pemecahan rekor dunia sajian 40 tahu asli yang digelar Satlantas Polres Tegal, di kawasan Tugu Poci Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (17/3/2019). 

INFO lain :  Terlalu!!! Sekdes Bawa Kabur Dana Bantuan Desa Rp231 Juta

Menyinggung kasus yang melilit di tubuh PSSI Imam Nahrawi berharap kedepan untuk adanya penerapan tehknologi yakni Video Asisten Refree (VAR).

“VAR kalau diberlakukan akan membantu wasit. Membantu dalam hal menegakan keputusan yang benar. Menghilangkan kecurigaan antar pemain. Dan pasti suporter dan penonton akan lega ketika wasit memberikan keputusan. Karena itu tehknologi VAR harus dipakai oleh liga,” kata Imam Nahrawi.

INFO lain :  Kapal Wisata Angsamas Segera Beroperasi di Sungai Serayu Banyumas


Imam menambahkan, sesuai denga Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional pihaknya berharap Tegal memulai hal besar. Salah satubya dengan mendirikan Akademi Sepak Bola, Sekolah Sekolah sepak bola.
Hal itu, katanya, tentunya kedepan harus memanfaatkan stadion yang ada dan harus di desain oleh Pemerintah Kabupaten untuk membangun sebuah kawasan didalamnya ada lapangan bola, asrama, tempat akademi atau pendidikan. 

INFO lain :  Debat Terbuka Putaran Ke-2 Pilwalkot Tegal 2018. Masing - masing Paslon Adu Program

Mengimplementasikan Inpres sepak bola Menpora Imam Nahrawi yakin bisa terwujud karena jajaran Pemerintahan Kabupaten Tegal sangat solid, masyarakatnya mendukung apalagi para wartawanya memberikan respon dan tempat.

“Saya kepengin di Kabupaten Tegal ada car friday rutin tiap minggu pagi. Hal itu karena berdampak sangat luas bagi peningkatan ekonomi, ketahanan sosial dan tentu dinamika yang berkembang di masyarakat,” pungkas Imam Nahrawi. (nin)