Kota Tegal – Debat terbuka putaran ke-2 Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal, Jawa Tengah Tahun 2018 digelar di convantion Hall Hotel Bahari Inn Jalan DR Wahidin Sudirohusodo Kota Tegal, Senin (7/5/2018) malam.
Mengusung tema “Menang dengan cara terhormat, membangun Kota Tegal dengan bermartabat”. Dengan sub tema mengenai ekonomi, sosial, olahraga, budaya dan pendidikan, dipandu moderator Dea Intan Kartika dari News Anchor CNN Indonesia.

Dimulai pukul 21.30 WIB, debat diawali dengan paparan visi dan misi Paslon nomor 5 Heru -Gono. Berurutan dilanjutkan Paslon nomor 4 Habib Ali-Tanty, Paslon 3 Dedy-Jumady, Paslon 2 Ghoutsun-Muslih dan Paslon Nomer 2 Nur Sholeh-Wartono. Masing-masing Paslon dijatah durasu 3 menit.
Paslon Habib Ali-Tanty menyampaikan program, meningkatkan fasilitas kepada masyarakat terutama ibu dan anak. Kedepan menjadikan rumah sakit adalah hotel buat pasien.

Paslon Dedy-Jumadi, berjanji akan memperdayakan kesenian. Mengadakan pentas seni di Alun-alun Kota Tegal, setiap bulannya.
Sementara Paslon Nur Sholeh- Wartono, terkait dengan Keluarga Berencana akan memperdayakan yang sudah berjalan di Kota Tegal, dengan vasektomi yang sudah terbukti menjadi juara di tingkat nasional.
Sedangkan Paslon Ghoutsun-Muslih, membahas soal program keluarga berencana. Menurutnya, pertumbuhan penduduk jadi masalah sehingga perlu pendidikan KB pra nikah. Mencegah pernikahan dini dan mencegah Pasutri ikut KB.
Program di bidang olahraga dijanjikan Paslon Heru-Gono. Salah satunya program pembangunan sarana olahraga di Kota Tegal yang ada kurang memenuhi standar. Herujito menilai, sarana yang minim menjadikan Kota Tegal gagal menjadi tuan rumah Proprov Jateng.
Debat berakhir pukul 22.30 WIB dengan pernyataan penutup dari seluruh Paslon. (nin/edi)
















