oleh

Seorang Pria Diduga Tewas Dibantai di Mobil

Sukoharjo – Warga dikejutkan seorang pria tewas di dalam sebuah mobil Kijang di Jalan Watukelir-Cawas, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo. Pria tersebut diduga korban penganiayaan.

Mugiman (50) ditemukan warga sekitar, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Mugiman merupakan warga Dusun Pungsari, Desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo.

Kematian Mugiman diketahui setelah Suyanti (60) keluar dari mobil bernomor polisi AB 1254 CD tersebut. Dengan kondisi bersimbah darah, Suyanti meminta pertolongan kepada warga yang melintas.

INFO lain :  Gibran Tanggapi Laporan Dirinya ke KPK oleh Dosen UNJ Ubedilah Badrun

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifield Constantine Baba menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan, pihaknya menemukan kondisi kepala korban mengalami luka.

“Kami sudah lakukan olah TKP. Kami masih perlu melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujarnya, Kamis (3/1/2019).

Polisi mengamankan beberapa barang bukti, salah satunya ialah mobil Kijang warna merah bernomor polisi AB 1254 CD. Kasus masih didalami oleh Polres Sukoharjo.      

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi menambahkan, Suyanti merupakan saksi kunci masih belum bisa dimintai keterangan.

“Kami belum bisa menentukan siapa tersangka dan korban. Saksi belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya tidak ideal,” kata Iwan.

Suyanti sebenarnya sempat dimintai keterangan polisi, namun baru sebatas info awal. Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari istri Mujiman.

INFO lain :  Di Kebumen, Polisi Amankan Ratusan Botol Miras dan Penjualnya

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengatakan antara Mujiman dan Suyanti memiliki hubungan utang piutang. Mujiman berutang sejumlah uang kepada Suyanti.

“Sebelum kejadian itu, S dijemput M dengan mobil. Istri M juga mengetahui. S dan M sempat kembali ke rumah M mengambil buku tabungan lalu ke Bank BRI Semin (Klaten),” ujar Kapolres.

Namun karena antrean panjang, keduanya berkeliling naik mobil. Kemudian terjadilah peristiwa di Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo kemarin.

“Baru itu informasi awal yang kami dapat, sehingga belum bisa menentukan siapa tersangka dan korban, motifnya apa. Kuncinya ialah keterangan S, karena di mobil hanya ada mereka berdua,” kata dia.

(rjo/dit)