Selfie di Curug, Mahasiswa ITT Telkom Purwokerto Tewas Terjatuh

oleh

PurwokertoSeorang mahasiswa ITT Telkom Purwokerto bernama Mohammad Aldi Prayogi (18) ditemukan tewas tenggelam ketika tengah selfie di Curug Bayan. Korban terseret di pusaran curug.

Informasinya, peristiwa itu terjadi, Minggu (2/12/2018) lalu. Korban berdasar kartu identitasnya yang tinggal di RT 26/5 Desa Hilir Sper Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah itu tewas dengan kondisi mengenaskan.

Kejadian bermula ketika korban tengah mandi bersama dengan tiga dua teman kuliahnya di Curug Bayan Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden.

INFO lain :  Pencuri Kayu Jati di Rembang Dibekuk Resmob Polres Rembang

Saat mandi di curug tersebut, ketiganya menyempatkan diri untuk swafoto atau selfie.

Namun, nahas korban Muhammad Aldi Prayogi terpeleset di curug tersebut dan terseret dalam derasnya pusaran air dan tenggelam.

“Diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB, ungkap Komandan Tagana Banyumas, Ady Candra, Selasa (4/12/2018) mengungkapkan.

Berdasarkan keterangan dua temannya yakni Pratama Bagus Septianto (18) dan Ahmad Khairol Maulidi (19) yang juga berasal dari Kalimantan, melihat temannya terseret, keduanya berusaha menolong, tetapi tidak kuat melawan derasnya pusaran air.

INFO lain :  IDI Sukoharjo Dampingi Keluarga Tersangka Dokter Sunardi

Pihak pengelola Curug Bayan lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Baturraden dan Tim Tagana Kabupaten Banyumas disusul upaya pencarian. Korban ditemukan tewas selang beberapa jam kemudian.

Usai divisum Petugas Puskesmas dan Inafis Polres Banyumas dan diperiksa, tidak ditemukan tanda penganiayaan.

INFO lain :  Taman Wisata Pasir Kencana Pekalongan Siap Diluncurkan

Jasad korban dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RS Margono Soekardjo untuk kemudian dimakamkan.

Manager Bisnis Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur mengaku, atas kejadian tersebut pihaknya akan memperketat pengawasan.

Meskipun diakui, peraturan sudah ada, namun beberapa pengunjung tetap masuk berenang di curug.

“Kami akan evaluasi dan perketat. Walaupun nanti membuat pengunjung agak kecewa, tetapi ini untuk keselamatan bersama, ujarnya.

(eto/dit)