Kudus – Suyanti (35) seorang wanita yang tinggal di RT 2 RW 3 Desa Samirejo, Kecamatan Dawe, Kudus nekat menceburkan diri ke dalam sumur dan nekat mengakhiri hidupnya, Selasa (4/11/2018).
Belum diketahui pasti motif korban Suyanti melakukan aksi nekatnya itu. Namun kuat dugaan, aksinya dipicu akibat depresi.
“Dugaannya depresi keguguran kandungan,” kata AKP Suharyanto, Kapolsek Dawe.
Suharyanto menjelaskan, keguguran yang dialami korban tidak hanya sekali saja. Tapi sudah dua kali.
Hal itu memicu aksi nekat yang dilakukan Suyanti dengan loncat, mencebur ke dalam sumur berkedalaman sekitar 25 meter.
“Korban dievakuasi petugas dari kami dan BPBD sekitar pukul 06.00,” ujarnya.
Setelah dievkuasi, korban mendapat penanganan dari tim medis Puskesmas Dawe. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas mendapatkan mata korban sudah mengalami pendarahan.
Sedangkan, kronologi kejadian bermula saat Suyanti tidur bersama suaminya bernama Susanto dalam satu kamar.
Saat suaminya terbangun pada Selasa (4/12) dinihari, sang istri tak ada di samping suami. Akhirnya Susanto berusaha mencarinya.
Saat ditemukan, ternyata istrinya sudah berada di bibir sumur terletak di belakang rumah. Sumur itu memiliki diameter 1,2 meter.
Akan tetapi, belum sampai menolong, ternyata istrinya lebih dulu menceburkan diri ke dalam sumur.
Melihat istrinya menceburkan diri ke dalam sumur, Susanto mencoba berteriak untuk meminta pertolongan dari tetangga. Akhirnya datang salah satu dari tetangga untuk ikut menolong.
Namun tidak berhasil diselamatkan karena keterbatasan alat serta kehabisan oksigen. Sampai akhirnya petugas dari BPBD Kabupaten Kudus serta personel dari Polsek Dawe datang untuk melakukan evakuasi korban.
(dus/dit)
















