Batang – Pasar Simbang, Kabupaten Batang, Sabtu (1/12/2018) tengah malam ludes terbakar. Lima kios pedagang habis terbakat.
Saat kejadian, pasar kosong, karena belum ada pedagang yang datang. Pasar biasa aktif pagi hari.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Kepolisian setempat masih menyelidiknya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kobaran api tampak membesar dari kios di ujung.
Tiupan angin yang besar membuat api semakin membesar dan membakar lima kios.
“Warga berusaha memadamkan saat api kecil, tapi angin cukup kencang membuat api merambat cepat dan membakar kios,” ujarnya, Munawir saksi mata kejadian.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan baru dilaporkan ke pemadam sekitar pukul 00.00 WIB.
Petugas pemadam kebakaran yang datang langsung berusaha memadamkan api, namun beberapa kios sudah terbakar.
“Warga yang mengetahui kebakaran awalnya menyampaikan ke masing-masing pemilik kios. Pemilik kios yang datang kemudian melaporkan ke petugas pemadam, jelasnya.
Tujuh unit mobil pemadam datang menjinakkan api. Tak berapa lama kemudian api langsung bisa dijinakan dan hingga Minggu dini hari kemarin petugas melakukan proses pendinginan.
Kebakaran yang terjadi menimbulkan sejumlah pertanyaan pedagang. Ananta salah satu pemilik kios, mengaku heran kebakaran yang terjadi di kios di Pasar Simbang yang pernah terbakar tahun lalu.
“Tidak ada jaringan listrik ataupun orang yang membakar sampah di sekitar kios. Tapi kenapa bisa terbakar, apa disuruh pindah atau apa, bangunan kios memang semi permanen jadi jika ada api langsung merambat,” kata Ananta mengaku menderita kerugian sekitar Rp 50 juta lebih akibat kebakaran itu.edit
















