Purworejo – ASEAN Exchange Visit di Purworejo digelar dengan tujuan menginspirasi pemberdayaan petani ASEAN dengan mempromosikan kolaborasi lintas sektoral antara petani pemerintah, sektor swasta, institusi keuangan dan akademisi.
Acara sendiri digelar ASEAN Foundation melalui ASEAN Farmers Organisations Support Programme (AFOSP) bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperative (ACEDAC). Acara diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Purworejo dan Koperasi Wanita Srikandi, Kelurahan Cangkrep Kidul, Kecamatan Purworejo, Rabu (24/10).
Sedikitnya 75 peserta perwakilan dari negara-negara ASEAN dan negara Asia lainnya, para Warga Negara Asing (WNA) itu ikut dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari unsur pemerintahan, pemimpin koperasi, sektor swasta dan akademisi.
Beberapa peserta lain dari luar negara ASEAN juga ada yang ikut, yakni dari Timor Leste, Fiji, Solomon, Samoa, Papua New Gini, dan Tonga.
“Untuk memperluas wawasan tentang tantangan dan peluang dalam rantai nilai kelapa, berbagi praktik terbaik dalam sektor pertanian kelapa serta pengembangan produk berbasis kelapa yang inovatif dan membangun jaringan yang lebih kuat di antara para peserta,” kata Plt Sekretaris Deputi Kementerian Koperasi dan UKM Bidang Pertanian dan Perkebunan, Viktoria Boru Simanungkalit.
Kegiatan dikemas melalui diskusi panel dan kunjungan lapangan yang dipimpin oleh ahli dan narasumber terkemuka. Ajang ini juga mendukung implementasi ‘Strategic Plan of Action untuk kerjasama ASEAN dalam Koperasi Pertanian periode 2016-2020.edit
















