Temanggung – Memperingati 1 Muharram, Polres Temanggung menggelar pagelaran wayang kuling semalam suntuk. Seperti tahun sebelumnya, tiap bulan Suro, Polres Temanggung rutin menggelar pentas wayang kulit.
Pagelaran wayang kali ini dibawakan dalang Ki Bayu Prastyanto dengan lakon Wahyu Makutharama di halaman Aspol Gemoh. Selain memperingati 1 Muharram, acara wayangan itu juga dalam rangka tasyakuran telah berhasil dan sukses mengamankan Pilkada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Temanggung serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Pilkada serentak 2018 sebelumnya.
“Sekaligus menyongsong pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 mendatang. Memasuki masa kampanye 2019, semoga Temanggung tetap aman dan kondusif, tahapan pemilu berjalan lancar dan sukses,” harap Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono, Senin (1/10/18).
Wiyono meminta kepada masyarakat Temanggung yang telah memiliki hak pilih untuk mengggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Pihaknya mengimbau agar semua pihak dapat menahan diri dalam menghadapi perbedaan pilihan itu sendiri. Tujuannya, agar tetap tercipta kondisi yang aman serta damai.
“Pilihan berbeda itu biasa dalam setiap Pemilu. Tapi tetap harus damai,” pintanya.
Wiyono menambahkan, dalam pagelaran wayang kulit kali ini, dari dalang, sinden dan semua yang terlibat dalam pentas wayang merupakan asli putra daerah Temanggung.
“Ini bagian dari mensuport dan mendorong SDM pelaku seni di Temanggung tetap tumbuh. Kami bersama masayarakat terus berkomitmen nguri-nguri kabudayaan di Temanggung, salah satunya adalah kesenian wayang kulit,” pungkasnya.
Sementara antusiasme masyarakat atas pagelaran wayang itu, sangat tinggi. Terbukti dari mulainya acara hingga subuh masyarakat masih setia menanti. Panitian juga menyediakn beberapa doorprise untuk masyarakat.edit















