Cerita Bersambung (Cerbung ) GM.Riyafi SENANDUNG STASIUN CINTA – EPISODE 5: “BADAI YANG MENGGUNCANG JALUR”

oleh

Cerita Bersambung (Cerbung ) GM.Riyafi SENANDUNG STASIUN CINTA – EPISODE 5:

“BADAI YANG MENGGUNCANG JALUR”

 

Beberapa bulan telah berlalu. Dengan bantuan awal dari ayah Maya, Rafiq berhasil membuka bengkel baru yang lebih besar dekat stasiun – bernama “Bengkel Stasiun Cinta”. Bisnisnya mulai berjalan lancar, banyak pekerja stasiun dan pedagang sekitar yang mempercayakan kendaraan mereka kepada Rafiq.

Namun, kabar buruk datang tiba-tiba. Kantor kereta api mengumumkan bahwa rencana perluasan jalur baru akan melibatkan pembongkaran sebagian area di sekitar stasiun – termasuk lokasi Bengkel Stasiun Cinta dan bahkan bagian peron yang selalu menjadi tempat pertemuan Rafiq dan Maya.

INFO lain :  Fungsi Kalsium Karbonat dalam Pasta Gigi

“Hanya ada waktu tiga minggu untuk memindahkan semua barang,” ucap petugas dari kantor kereta api kepada Rafiq. “Kita sudah mencari lahan pengganti, tapi lokasinya jauh dari stasiun dan ukurannya lebih kecil.”

Rafiq merasa berat hati mendengarnya. Bengkel itu bukan hanya tempat kerja – itu adalah bukti usaha dan harapan mereka berdua. Belum lagi jika peron yang menjadi saksi cinta mereka harus direnovasi atau bahkan dihilangkan.

Saat malam tiba, Maya datang ke stasiun dan menemukan Rafiq sedang duduk sendirian di bangku biasa. Wajahnya penuh kesedihan dan kebingungan.

“Kenapa kamu tidak bilang padaku?” tanya Maya dengan lembut, duduk di sebelahnya.

INFO lain :  23 Rekomendasi Game Android Terbaik 2022: Seru dan Serba Gratisan

“Kau sudah banyak membantu aku, Maya. Aku tidak mau membuatmu khawatir lagi,” jawab Rafiq dengan suara rendah. “Jika bengkel harus pindah jauh, dan peron ini hilang… rasanya seperti kita kehilangan rumah kedua kita.”

Beberapa hari kemudian, ketika Rafiq sedang memikirkan cara untuk menyelesaikan masalahnya, datang kabar lain yang lebih menyakitkan. Calon suami yang dulu diusulkan orang tua Maya – seorang pria bernama Rio – kembali menghubungi mereka. Rio menawarkan bantuan besar untuk menyimpan bengkel di lokasi semula, dengan syarat Maya bersedia menikah dengannya.

“Aku tidak akan menerima tawaran itu!” kata Maya dengan tegas ketika mendengarnya dari ibunya. “Kita akan menemukan cara lain tanpa harus mengorbankan cinta kita!”

INFO lain :  Mata Minus pada Anak, Atasi dengan Cara Berikut

Rafiq merasa semakin terbebani. Dia tidak ingin menjadi beban bagi Maya atau keluarga nya. Malam itu, dia datang ke stasiun sendirian, melihat ke arah bengkelnya yang sedang dipersiapkan untuk dipindahkan. Dia mulai meragukan apakah dia benar-benar layak untuk Maya dan apakah usaha mereka akan pernah berhasil.

 

Saat dia hendak pergi, Maya datang dengan membawa beberapa orang – pekerja dari bengkel, pedagang warung dekat stasiun, dan bahkan beberapa karyawan kereta api yang pernah dibantu Rafiq.