“Kita tidak akan menyerah sendirian,” ucap Maya dengan suara yang kuat. “Kita semua sudah membicarakan ini. Semua orang di sekitar stasiun tahu betapa bermanfaatnya bengkelmu dan betapa pentingnya tempat ini bagi banyak orang.”
Mereka mulai merencanakan cara untuk mengajukan usulan kepada kantor kereta api – mengusulkan desain baru yang bisa menyertakan bengkel dan juga mempertahankan bagian peron yang memiliki makna khusus. Semua orang bersedia membantu – mulai dari membuat proposal hingga bekerja sama untuk memperbaiki area sekitar stasiun agar lebih baik.
Rafiq merasa harapan mulai muncul kembali. Meskipun badai masih mengguncang jalur hidup mereka, dia menyadari bahwa cinta mereka tidak hanya didukung oleh kedua diri mereka, tapi juga oleh orang-orang di sekitar mereka yang melihat betapa tulus hubungan mereka.
Di peron yang mungkin tidak lama lagi ada, mereka saling memegang tangan erat. “Kita akan melewati ini bersama,” ucap Maya dengan yakin. “Karena cinta kita bukan hanya tentang kita berdua – ini tentang semua yang kita bangun bersama di sini.” (Bersambung ???)
















