Promosi Doktor Bahlil Lahadalia dan Kegaduhan Publik: Perspektif Co-Promotor

oleh

19. Cacat Logika terkait dengan isu plagiasi/kemiripan 95% disertasi BL dengan skripsi di UIN Jakarta. Tidak benar bahwa disertasi BL memiliki kemiripan 95% dengan Skripsi di UIN Jakarta. TD melakukan double check antara yang disubmit ke SKSG (4% similarity), saya cek sendiri turnitin FEB (2% similarity), pihak mahasiswa mengecek dengan turnitin langganannya (8% similarity). Kesalahan fatal dalam pengecekan plagiasi yang dilakukan dengan sistem turnitin UIN Jakarta adalah memasukkan dokumen yang sama sehingga akan menemukan plagiasi 95%.

INFO lain :  Kapolri : Kalau Masih Boleh, Saya Tempeleng Itu

Semoga penjelasan ini bisa membuka mata, hati dan nurani kita semuanya untuk melihat permasalahan Doktor BL di Universitas Indonesia secara lebih jernih tidak tercampur oleh kebencian, prasangka, imajinasi dan hoaks. Terkait isu kualitas bisa diperdebatkan tetapi penguji luar Prof. Didik Rachbini (Universitas Paramadina), Prof. Arif Satria (IPB University), Prof. Kozuke Mizuno (Kyoto University) dan penguji internal UI bukanlah orang-orang yang bisa dibeli untuk meluluskan disertasi BL. Mengenai kewajaran masa studi, Kasus yang sama, FEB UI tahun 2004 pernah meluluskan Doktor Sugeng Purwanto dengan masa studi 13 bulan 26 hari (Rekor MURI Doktor tercepat).

Janganlah perilaku kontroversial BL kita gunakan untuk menghakimi, mencaci maki, menghina, merendahkan tim promotor, para penguji, SKSG dan Universitas Indonesia. Mari kita gunakan logika, rasa, kesadaran dan otak kita untuk mencerna setiap informasi, cek dan ricek dan tabayyun sehingga kita tidak berkontribusi terhadap kegaduhan dan kebisingan di republik ini.

INFO lain :  Selama 2019 Terjadi 11.573 Gempa Bumi
INFO lain :  Material Pelat Nomor Putih Mulai Didistibusikan ke Polda

“…. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, membuatmu berlaku tidak adil. …” [QS: Al-Ma’idah, 8].

Salam
TD, Rancamaya, 20/10/2024