Promosi Doktor Bahlil Lahadalia dan Kegaduhan Publik: Perspektif Co-Promotor

oleh

9. Tahun Kedua (Semester 3), mahasiswa mengumpulkan data sekunder, turun lapangan, FGD, seminar hasil, seminar hasil 1. Pada Seminar Hasil 1 (10 Juli 2024), Prof. Didik Rachbini (Universitas Paramadina) diundang sebagai penguji eksternal menggantikan Prof. Tirta Mursitama. TD melaporkan ke Direktur SKSG tanggal 6 Juni 2024, ketika Prof. Tirta Mursitama diangkat sebagai Deputi di Kementrian Investasi/BKPM dan segera mencari pengganti. Pada tanggal 7 Juni 2024, TD menghubungi Prof. Tirta untuk mundur dari penguji eksternal sebagai upaya menjaga conflict of interest.

10. TD meminta BL untuk turun lapangan untuk melihat dan berinteraksi langsung masyarakat di Morowali dan Weda Bay (Halmahera Tengah), serta melakukan diskusi dengan para pemangku kepentingan. TD juga turun ke lapangan untuk memastikan BL menjalankan prosedur dan panduan wawancara. Kegiatan turun lapangan membuka perspektif BL terkait dampak negatif hilirisasi di bidang sosial, kesehatan dan lingkungan. TD biasa menemani mahasiswa S3 turun lapangan untuk melihat realita dan fakta.

11. Untuk melihat perspektif global terjait kebijakan industrialisasi/hilirisari, TD juga meminta BL untuk melakukan wawancara dengan para ahli kebijakan industrialiasi dan hilirisasi di Korea (Ha-Joon Chang-SOAS University of London), Tiongkok (Justin Lin-Peking University) dan Amerika Serikat (Dani Rodrik, Harvard University). TD juga mengikuti proses wawancara online memastikan semua pertanyaan dalam panduan wawancara dijalankan. Wawancara ahli internasional menambahkan theoretical framework mengenai developmental state dalam proses industrialisasi dimana tanpa ada intervensi pemerintah maka hilirisasi/industrialisasi sulit terjadi sehingga ada broken ladder.

INFO lain :  Kamera ETLE Resmi Terpasang di 34 Polda, Kapolri Harap Sistem Ini Dikembangkan hingga Tataran Bawah
INFO lain :  Selama 2019 Terjadi 11.573 Gempa Bumi

12. Akhir Juli 2024 muncul pemberitaan jurnal discontinued/predator di Migration Letters & Kurdish Studies serta abstract artikel Journal of ASEAN studies yang dicoret-coret dan viral di media sosial (artikel pada kondisi IN PRESS). Terkait dengan journal discontinued sudah selesai di SKSG sejak bulan Maret-April 2024 dimana kedua jurnal tersebut tidak diakui sebagai untuk syarat kelulusan S3 SKSG. Publikasi di kedua jurnal tersebut adalah murni ketidaktahuan karena ketika disubmit kedua jurnal tersebut masih terdaftar di list scopus. BL harus menulis artikel di jurnal yang lain untuk syarat kelulusan. Ulasan dan klarifikasi terkait jurnal discontinued sudah dibahas di Koran Tempo 9 Agutus 2024.

INFO lain :  Material Pelat Nomor Putih Mulai Didistibusikan ke Polda

13. Tanggal 9 Agustus 2024, TD dimintai keterangan oleh Ketua Departemen Ilmu Ekonomi terkait jurnal discontinued. Tanggal 13 Agustus 2024, TD melaporkan secara sukarela dua publikasi di jurnal discontinued ke Dewan Guru Besar FEB UI sebagai pertanggung jawaban. DGBF mengeluarkan nota dinas 055/2024 mengenai penegakan Peraturan Rektor No. 3/2024, bahwa mahasiswa harus mendapatkan persetujuan untuk mencantumkan nama dosen dalam publikasi artikel mahasiswa.