Wali Kota Semarang Sabet Dua Penghargaan Ketahanan Pangan

oleh
mbak ita ketahanan pangan semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terima penghargaan bidang ketahanan pangan. (foto: Dok)

Pemkot Semarang juga membentuk BUMP Lumpang Semar Sejahtera untuk memperkuat rantai pasokan makanan. Serta Gerakan Pangan Murah bernama Pak Rahman untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat secara murah dan berkualitas.

Tak hanya itu, Mbak Ita juga menginisiasi program Semar Mrantasi hingga penanaman padi jenis biosalin yang adaptif di lahan payau dan banjir rob di pesisir Semarang yang merupakan hasil kerja sama dengan BRIN.

Sementara itu pada penanganan stunting, Kota Semarang berhasil menunjukkan progres signifikan dalam upaya menurunkan angka stunting. Hal ini terlihat dari angka prevalensi stunting yang menurun dari 21,30 persen pada tahun 2021 menjadi 10,40 persen di tahun 2022.

INFO lain :  Bidik Milenial dan UMKM, Garda Indonesia Raya Siap Menangkan Prabowo Gibran
INFO lain :  Wujudkan Indonesia Emas, Mbak Ita Dorong Remaja Kota Semarang Terlibat di Daulat Pangan

“Banyak inovasi yang kami buat, salah satunya program pengentasan stunting dengan SANPIISAN (Sayangi, Dampingi Ibu dan Anak Kota Semarang) yang mendapat penghargaan pula dari PBB,” sebut Mbak Ita.

INFO lain :  Mbak Ita Dorong Tersedianya Lahan Produktif di Kota Semarang

Sejumlah penghargaan yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Semarang merupakan bonus namun juga tambahan motivasi bagi pemkot untuk terus melakukan sejumlah inovasi lain guna melakukan percepatan target zero stunting dan juga penguatan ketahanan pangan. []