“Sekarang yang sudah masuk 18 perusahaan dan kita targetkan lapangan pekerjaan sampai dengan selesai, kita perkirakan paling lama 10 tahun sudah harus penuh, kurang lebih sekitar 250 ribu tenaga kerja,” ujarnya.
Pembangunan KITB memerlukan waktu sekitar empat tahun, sejak tahap awal groundbreaking pada tahun 2020 hingga operasional penuh pada 26 Juli 2024. Kawasan ini merupakan anak usaha dari PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan saat ini berstatus sebagai member dari PT Danareksa.
Dengan semua infrastruktur dan fasilitas yang disiapkan, Kawasan Industri Terpadu Batang diharapkan akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Indonesia. (AL)
















