Pemkot Semarang Luncurkan Gerakan Sekolah Sehat

oleh
gerakan sekolah sehat di semarang
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto luncurkan Gerakan Sekolah Sehat di TK Negeri Pedurungan, Kamis (11/7). (Foto: Gus Djoyo)

SemarangINFOPlus. Satu lagi inovasi program sektor pendidikan dihasilkan Pemkot Semarang. Gerakan Sekolah Sehat, sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan para pelajar Kota Semarang.

Launching Gerakan Sekolah Sehat dilakukan di TK Negeri Pedurungan, Kota Semarang, Kamis (11/7). Peluncuran program tersebut dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Bambang Pramusinto mewakili Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Gerakan Sekolah Sehat (GSS) ini merupakan inisiatif penting guna meningkatkan derajat kesehatan peserta didik dan lingkungan satuan pendidikan. Harapannya, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah,” kata Bambang membacakan sambutan Wali Kota Semarang.

INFO lain :  Balon Wakil Wali Kota Mas Wawan Kenalkan Sabuk Semarang, Strategi Atasi Banjir

Masih dalam sambutan tertulisnya, Mbak Ita, sapaan wali kota mengungkapkan, pihaknya dalam beberapa waktu terakhir melihat adanya peningkatan kasus diabetes hingga ginjal pada anak yang disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, termasuk konsumsi gula berlebih, makanan ultraproses, kemasan, dan cepat saji.

Kondisi ini menjadi pengingat dan pendorong bagi semua pihak untuk kembali pada pola makan seimbang, menjaga higienitas, serta mengurangi konsumsi makanan tidak sehat.

“Termasuk melalui GSS ini harapannya dapat mengedukasi dan menanamkan pola hidup sehat sejak dini kepada para siswa, siswi, keluarga dan lingkungan sekolah,” sebut Mbak Ita.

INFO lain :  Karyawan KAI Terinspirasi Kerusuhan Mako Brimob 2018 hingga Jadi Teroris

Sebagai pilot project program tersebut, TK Negeri Pedurungan ditunjuk menjadi sekolah pelopor penerapan Gerakan Sekolah Sehat. Tidak hanya untuk level kota, TK Negeri Pedurungan juga menjadi sekolah percontohan yang mengimplementasikan pola hidup sehat tingkat Provinsi Jateng.

“Melalui GSS ini, kita tanamkan nilai hidup sehat sejak dini kepada generasi penerus yang akan menjadi pilar kemajuan Indonesia mendatang,” tambah Bambang Pramusinto

Bambang menjelaskan ada lima pilar yang menjadi perhatian pemerintah dalam penerapan Sekolah Sehat. Yakni Sehat Bergizi, Sehat Fisik, Sehat Imunisasi, Sehat Jiwa dan Sehat Lingkungan.

INFO lain :  Diduga Alami Kekerasan Seksual, Siswi Kelas 6 SD Di Semarang Meninggal Dunia

“Yang namanya kecerdasan, sehat mental, fisik dan lain-lain ini kan harus dibentuk dari kecil, Saat ini kan banyak anak-anak yang over gula, nah ini mulai diedukasi supaya nanti mereka bisa menjadi terbiasa untuk pola hidup sehat, dan nanti ketika ke depannya mereka dewasa bisa menjadi manusia yang sehat, terbiasa dengan pola makan sehat,” beber dia.

Terkait penerapan dari lima pilar tersebut, Bambang mengaku Dinas Pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Ia mencontohkan lokasi TK Negeri Pedurungan yang berdekatan dengan tempat pembuangan sampah (TPS).