Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang Hevearita meminta petugas medis di puskesmas tetap memantau kondisi kesehatan petugas Pemilu. Sebab proses penghitungan belum selesai, saat ini masuk rekapitulasi tingkat kecamatan.
Proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di TPS sudah selesai dilaksanakan pada 14 Februari. Saat ini, KPU Kota Semarang melanjutkan penghitungan dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan.
Untuk mendampingi petugas rekapitulasi, Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, meminta Dinas Kesehatan agar petugas medis dari Puskesmas melakukan pendampingan kesehatan, termasuk mengecek kesehatan para petugas Pemilu. Hal ini untuk mengantisipasi petugas penyelenggara pemilu yang sakit atau kelelahan.
“Kami tak ingin ada lagi petugas penyelenggara pemilu yang kelelahan kemudian jatuh sakit atau meninggal dunia. Maka untuk itu Puskesmas di masing-masing daerah harus ikut terlibat dalam pendampingan kesehatan. Jika ada yang kelelahan mungkin bisa diberi vitamin, kemudian istirahat dulu. Atau ada yang tensinya naik, bisa dikasih obat,” beber dia, Sabtu (17/2).
Tak hanya pendampingan, Mbak Ita juga meminta ada petugas Puskesmas yang standby di kecamatan, tempat rekapitulasi penghitungan suara dilakukan.
“Jika ada apa-apa koordinasi dan penanganannya agar bisa cepat,” katanya.
Sebagai informasi, saat ini tahapan Pemilu masih dalam proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Rekapitulasi hasil penghitungan suara adalah bagian dari penyelenggaraan Pemilu 2024 setelah melakukan penghitungan suara di TPS dan tingkat kelurahan.
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom menyebutkan, sebanyak 4.646 tempat pemungutan suara (TPS) se-Kota Semarang telah merampungkan rekapitulasi hasil penghitungan surat suara Pemilihan Umum 2024. Tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi tingkat kecamatan pada tanggal 16 Februari 2024.
Dikatakan, rekapitulasi penghitungan surat suara dilakukan secara berjenjang, mulai tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, kota, provinsi hingga KPU RI. Tahapan rekapitulasi lebih lama karena prosesnya harus secara manual dan disaksikan oleh semua orang. (Ags/Mw)
















