Diketahui bahwa, Mie Kopyok merupakan makanan khas asli Kota Semarang yang legendaris. Mie Kopyok merupakan makanan yang sederhana namun rasanya memang bikin rindu.
Disebut menu kuliner yang sederhana karena Mie Kopyok yang legendaris itu, hanya menggunakan bahan-bahan seperti Mie Kuning, Taoge, Lontong, Tahu Goreng, Daun Seledri, Bawang Goreng dan kondimen khas yakni Kerupuk Gendar.
Selain itu, untuk kuahnya, hanya menggunakan kuah bawang putih dan bumbu resep rahasia, serta sambal kacang yang khas dari warung Mie Kopyok Pak Man.
“Kenapa saya memilih berjualan Mie Kopyok, karena kuliner jenis ini kan hampir punah ya, padahal Mie Kopyok ini kan juga salah satu kuliner khas Semarang. Saya sih pengen menghidupkan lagi dan memperkenalkan kepada msyarakat bahwa selain tahu gimbal, di Semarang itu ada lho Mie Kopyok yang juga khas asli Semarang,” paparnya.
Selain Mie Kopyok, Dian yang berkolaborasi dengan Ibu nya itu, juga menediakan beberpaa menu lain, yakni Soto Sapi dan Soto Ayam Boyolali.
“Kalau saya itu jualan Mie Kopyok, sedangkan Ibu saya jualan Soto Sapi dan Soto Ayam Boyolali, lokasinya sama kok satu tempat,” bebernya.
Soal harga, untuk para pecinta kuliner khas asli Semarang, tidak usah khawatir, karena untuk satu porsi Mie Kopyok hanya dibandrol dengan harga 10.000, sedangkan Soto Sapi juga 10.000 dan Soto Ayam 8.000 saja.
Warung Mie Kopyok Pak Man buka setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB, kecuali hari Jum’at Warung Mie Kopyok Pak Man libur.
“Alhandulillah pagi, siang itu rame terus, banyak yang mampir ke sini. Kami buka setiap hari, kecuali hari Jum’at ya, karena kami pasti libur,” ucap Dian.
Di Warung Mie Kopyok Pak Man, juga terdapat berbagai macam menu-menu lainnya juga, seperti sate-satean, kerupuk, emping, bergedel, tempe dan tahu goreng, berbagai macam minuman dingin, hangat dan temulawak.
Salah satu pelanggan Mie Kopyok Pak Man warga Gajahmungkur Semarang, Bintoro mengaku bahwa, rasa Mie Kopyok Pak Man sangat enak danezat.
“Rasanya mantab, enak banget, kuahnya juga seger, sambel kacangnya juga oke banget,” kata Bintoro.
Sementara, pelanggan lain Vika warga Papandayan Semarang juga mengungkapkan hal yang sama.
“Sering kesini makan Mie Kopyok bareng temen-temen kadang sendirian, ya seminggu bisa tiga kali. Ini kan baru ya, dulu pertama kali ke sini, trus setelah nyobain kok enak, kok seger, ya udah deh jadi sering ke sini. Pokoknya jatuh cinta banget sama Mie Kopyok Pak Man,” ungkapnya.
“Saya juga kadang itu kalau hanya satu porsi kurang ya, jadi bisa makan dua porsi, ya nambah gitu deh, habis enak sih, lezat banget Mie Kopyoknya,” tutupnya. (Mh/Mw)
















